Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Konsumen di Inggris Gugat Apple soal Pembatasan Kinerja iPhone dan Baterai

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
News Publisher
24 Des 2025
257 dibaca
2 menit
Konsumen di Inggris Gugat Apple soal Pembatasan Kinerja iPhone dan Baterai

TLDR

Gugatan massal terhadap Apple mencerminkan kekhawatiran konsumen mengenai transparansi dan kualitas produk.
Apple menghadapi tantangan hukum yang signifikan terkait dugaan masalah baterai pada iPhone.
Keputusan pengadilan menunjukkan pentingnya perlindungan konsumen di pasar teknologi.
Gugatan massal diajukan di Inggris oleh seorang aktivis konsumen bernama Justin Gutmann yang mewakili sekitar 24 juta pengguna iPhone. Mereka menuduh Apple menyembunyikan masalah pada baterai iPhone dengan pembaruan perangkat lunak yang membatasi performa baterai. Tuduhan ini membuat Apple harus menghadapi kasus hukum serius yang menuntut ganti rugi hingga 1,6 miliar pound.Pengadilan Banding Kompetisi Inggris memutuskan bahwa gugatan tersebut dapat dilanjutkan meskipun ada beberapa ketidakjelasan yang harus diperjelas sebelum proses pengadilan bermula. Apple sendiri berusaha membatalkan gugatan ini, tetapi upaya tersebut ditolak, sehingga membuka jalan bagi kelanjutan kasus yang dianggap penting bagi keadilan konsumen.Dalam tuntutannya, Gutmann dan pengacaranya menilai Apple sengaja membatasi baterai pada beberapa model lama dengan pembaruan software yang memanajemen daya sehingga kinerja perangkat menurun. Tujuannya diduga agar konsumen lebih cepat mengganti ponselnya dengan model terbaru, sehingga menguntungkan perusahaan dari sisi penjualan.Apple membantah semua tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa mereka tidak pernah berniat memperpendek umur produk secara sengaja. Hanya beberapa model iPhone 6s yang mendapat penggantian baterai gratis, bukan seluruh produk seperti tuduhan yang dilayangkan. Pernyataan ini memperkuat sikap perusahaan yang menolak tanggung jawab atas masalah baterai.Kasus ini menjadi sorotan penting di Inggris karena menjadi salah satu tuntutan hukum kelas besar terhadap perusahaan besar teknologi. Keputusan pengadilan juga berkaitan dengan perlunya perlindungan konsumen yang lebih baik terkait produk elektronik. Ke depannya, kasus ini bisa menjadi benchmark bagi gugatan serupa di negara lain.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.