Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Satelit Starlink SpaceX Alami Kerusakan, Puluhan Puing Lepas di Orbit

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (3mo ago) astronomy-and-space-exploration (3mo ago)
19 Des 2025
301 dibaca
2 menit
Satelit Starlink SpaceX Alami Kerusakan, Puluhan Puing Lepas di Orbit

Rangkuman 15 Detik

Insiden anomali satelit Starlink menciptakan puing-puing di luar angkasa.
SpaceX berkolaborasi dengan NASA dan Pasukan Luar Angkasa untuk memantau situasi ini.
Puing-puing dari insiden tersebut dapat berpotensi membahayakan satelit lain di orbit.
SpaceX mengumumkan adanya insiden anomali yang dialami salah satu satelit Starlink mereka saat berada di orbit rendah Bumi pada tanggal 17 Desember 2025. Kejadian ini mengakibatkan satelit tersebut putus kontak dengan pusat kendali dan menghasilkan sejumlah puing-puing kecil. Satelit itu melayang di ketinggian sekitar 418 km sebelum mulai turun menuju atmosfer. Menurut SpaceX, satelit yang bermasalah tersebut masih sebagian besar dalam kondisi utuh dan berputar-putar di orbit. Namun, setelah terjadi insiden yang diduga melibatkan ledakan internal, satelit tersebut mulai turun dengan cepat hingga mencapai ketinggian 4 km sebelum akhirnya akan terbakar habis saat masuk kembali ke atmosfer dalam beberapa minggu ke depan. SpaceX saat ini bekerja sama erat dengan Pasukan Luar Angkasa Amerika Serikat dan NASA untuk memantau puing-puing yang dihasilkan dari insiden ini demi menjaga keamanan satelit lainnya di orbit. Meskipun jumlah puing-puing tidak diumumkan secara resmi oleh SpaceX, lembaga pengawas luar angkasa independen LeoLabs telah mendeteksi puluhan fragmen puing yang beredar akibat insiden tersebut. Dari analisis LeoLabs, penurunan ketinggian satelit yang cepat memperkirakan bahwa penyebab insiden kemungkinan berasal dari masalah internal satelit itu sendiri, bukan tabrakan dengan objek luar angkasa lain. Walaupun adanya puing-puing ini bisa menimbulkan risiko, insiden ini tergolong skala kecil jika dibandingkan dengan kasus pecahnya satelit Intelsat yang menghasilkan ratusan kepingan atau badan roket China yang meledak tahun lalu. Secara keseluruhan, kejadian ini menjadi peringatan bagi industri satelit tentang pentingnya pengelolaan dan penanganan puing antariksa agar tidak membahayakan operasional satelit lain. SpaceX diharapkan akan meningkatkan teknologi dan strategi pencegahan demi menjaga kelangsungan jaringan Starlink yang sangat bergantung pada kestabilan orbit.

Analisis Ahli

Dr. Hendro Setiawan (Ahli Antariksa Indonesia)
Kejadian ini menunjukkan pentingnya koordinasi global dalam pengelolaan puing antariksa dan transparansi data dari perusahaan swasta seperti SpaceX agar risiko tabrakan dapat diminimalisir.
Prof. Sari Dewi (Pengamat Teknologi Satelit)
Insiden seperti ini walaupun kecil, berpotensi berdampak besar jika terjadi di orbit yang padat, sehingga pengembangan teknologi anti-puing menjadi semakin krusial.