Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Amazon Genjot Peluncuran Satelit Internet Kuiper, Tantang Dominasi Starlink

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
12 Agt 2025
73 dibaca
2 menit
Amazon Genjot Peluncuran Satelit Internet Kuiper, Tantang Dominasi Starlink

Rangkuman 15 Detik

Starlink masih menjadi pemimpin pasar dalam layanan internet satelit.
Amazon meluncurkan proyek Kuiper untuk bersaing dengan Starlink dan memenuhi tenggat FCC.
Peluncuran satelit oleh Amazon mengandalkan bantuan SpaceX untuk mencapai orbit.
Starlink, jaringan internet satelit milik Elon Musk, telah menguasai pasar internet satelit dengan ribuan satelit yang melayani jutaan pelanggan. Namun, kini Amazon mulai mempercepat peluncuran satelit Kuiper untuk ikut bersaing di industri yang sama. Pada 11 Agustus 2025, Amazon berhasil meluncurkan 24 satelit Kuiper menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX dari Cape Canaveral, Florida. Ini merupakan peluncuran keempat Amazon yang dibantu SpaceX, meski sebelumnya selama empat kali sempat tertunda karena cuaca buruk. Sampai saat ini Amazon telah memiliki 102 satelit di orbit dan berencana memenuhi target FCC untuk mengoperasikan total 1.600 satelit pada tahun depan. Target penuh konstelasi Amazon adalah 3.236 satelit pada tahun 2029, menunjukkan ambisi besar mereka untuk memperluas jaringan internet satelit. Starlink masih memegang posisi utama dengan sekitar 8.000 satelit dan melayani sekitar 5 juta pengguna di seluruh dunia. Namun, dengan dorongan agresif Amazon dan regulasi FCC yang mendukung, persaingan di pasar ini diperkirakan akan semakin panas di masa depan. Dengan adanya kolaborasi dan persaingan seperti ini, layanan internet berbasis satelit semakin cepat berkembang, menjanjikan akses internet lebih luas dan lebih cepat ke banyak wilayah, terutama daerah-daerah yang sulit dijangkau jaringan kabel konvensional.

Analisis Ahli

Dr. Emily Zhao (Ahli Teknologi Satelit, MIT)
Kerjasama antara perusahaan-perusahaan teknologi besar seperti Amazon dan SpaceX menandai fase baru kolaborasi kompetitif yang akan mengakselerasi perluasan infrastruktur internet global berbasis satelit secara signifikan.