AI summary
Telkomsel menunjukkan komitmen dalam pemulihan jaringan telekomunikasi pasca bencana di Aceh. Kolaborasi dengan BNPB dan TNI AU sangat penting untuk keberhasilan pemulihan. Dengan pemulihan ini, masyarakat di Aceh diharapkan dapat kembali beraktivitas dan terhubung dengan layanan darurat. Pasca banjir dan longsor yang melanda Aceh, khususnya Kota Takengon, jaringan telekomunikasi mengalami gangguan yang menghambat komunikasi masyarakat. Telkomsel segera bertindak untuk memperbaiki dan menghidupkan kembali layanan agar warga tetap terhubung di tengah situasi darurat.Telkomsel berhasil mengoperasikan kembali 68 site jaringan di inner city Takengon dengan konfigurasi penuh sehingga area tersebut kini 100% beroperasi. Pekerjaan ini dilakukan meskipun menghadapi tantangan berupa akses dan pasokan daya yang terbatas.Untuk mendukung pemulihan, Telkomsel mengirimkan logistik berupa baterai, genset, rectifier, serta solar dalam jumlah besar menggunakan jalur udara dan darat, bekerja sama dengan BNPB dan TNI AU. Pengiriman ini dilakukan secara bertahap sejak awal bencana.Sebanyak 58 operator Telkomsel bekerja secara bergiliran selama 24 jam di lapangan guna memastikan semua site kembali berfungsi secara optimal dengan kualitas layanan yang baik untuk kebutuhan komunikasi masyarakat.Pemulihan jaringan ini sangat penting untuk mendukung aktivitas masyarakat Takengon agar dapat berkomunikasi dengan keluarga, mengakses informasi penting, dan membantu percepatan pemulihan pasca bencana. Telkomsel berkomitmen terus memantau dan memberikan informasi terkini tentang proses pemulihan ini.
Percepatan pemulihan jaringan di daerah terdampak bencana seperti Takengon sangat krusial untuk menjamin akses komunikasi yang dapat mendukung koordinasi bantuan dan pemulihan masyarakat. Komitmen Telkomsel untuk mengoperasikan kembali seluruh site secara cepat dan penuh konfigurasi merupakan langkah strategis yang menunjukkan pentingnya infrastruktur telekomunikasi sebagai tulang punggung pembangunan dan penanganan bencana.