Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Telkomsel Percepat Pemulihan Jaringan di Takengon Pasca Banjir dan Longsor

Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
07 Des 2025
243 dibaca
1 menit
Telkomsel Percepat Pemulihan Jaringan di Takengon Pasca Banjir dan Longsor

Rangkuman 15 Detik

Telkomsel berkomitmen untuk mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi di wilayah bencana.
Bantuan logistik disalurkan kepada masyarakat terdampak untuk memenuhi kebutuhan dasar.
Paket Siaga Peduli Sumatera memberikan akses internet dan komunikasi gratis bagi korban bencana.
Telkomsel sedang berupaya keras memulihkan jaringan telekomunikasi di wilayah Takengon, Aceh Tengah yang terkena dampak dari banjir dan longsor. Bencana ini membuat komunikasi menjadi sulit, sehingga Telkomsel berkomitmen agar masyarakat dapat kembali terhubung dengan keluarga dan informasi penting. Saat ini, 3 site telekomunikasi di sekitar Kecamatan Lut Tawar sudah berhasil dipulihkan dan beroperasi penuh. Namun, masih terdapat 19 site lainnya yang membutuhkan suplai daya listrik yang saat ini sangat terbatas, menghambat pemulihan jaringan di area tersebut. Untuk mendukung proses pemulihan, Telkomsel melakukan berbagai langkah seperti mengerahkan personel menggunakan pesawat perintis untuk memasang BTS combat, menyediakan generator listrik tambahan, dan jalur transmisi alternatif melalui satelit Telkomsat. Selain memulihkan jaringan, Telkomsel juga membantu menyalurkan bantuan logistik berupa makanan dan kebutuhan darurat lainnya bersama mitra dan aparat bencana. Mereka juga membuka posko layanan pelanggan untuk memberikan layanan telepon dan SMS gratis serta berbagai dukungan lainnya. Telkomsel mengajak pelanggan di wilayah terdampak untuk mengaktifkan Paket Siaga Peduli Sumatera yang memberikan kuota internet dan telepon gratis selama 7 hari. Informasi lengkap bisa diakses lewat Call Center Bebas Pulsa dan kanal resmi Telkomsel.

Analisis Ahli

Ahmad Rofiq (Pakar Telekomunikasi Indonesia)
Strategi Telkomsel untuk mengerahkan sumber daya teknis dan alternatif transmisi sudah sesuai standar penanganan bencana telekomunikasi, namun harus ditingkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk mempercepat suplai logistik dan pemulihan infrastruktur pendukung.