AI Dorong Produktivitas Bank, PHK Makin Masif di Masa Depan
Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
11 Des 2025
110 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Perkembangan AI berpotensi menyebabkan hilangnya pekerjaan di sektor perbankan.
Bank besar di AS melaporkan peningkatan produktivitas yang signifikan berkat penerapan AI.
Otomatisasi dan penggunaan teknologi AI sudah menjadi tren yang akan terus berlanjut di industri keuangan.
Gelombang pemutusan hubungan kerja atau PHK di sektor perbankan belum berhenti dan diprediksi akan semakin meningkat karena pengaruh teknologi kecerdasan buatan atau AI. Bank-bank besar di Amerika Serikat seperti JPMorgan Chase, Wells Fargo, dan lainnya melihat bahwa AI dapat meningkatkan produktivitas secara drastis, meski hal ini berarti akan ada pengurangan jumlah pekerja.
Marianne Lake dari JPMorgan Chase menyebut produktivitas bank meningkat dari 3% menjadi 6% dengan bantuan AI. Dia juga memperkirakan produktivitas spesialis operasional mereka bisa naik sampai 40-50%. Ini artinya perusahaan dapat menjalankan lebih banyak pekerjaan dengan lebih sedikit karyawan, yang berpotensi menyebabkan PHK.
CEO Wells Fargo, Charlie Scharf, menyampaikan bahwa meski mereka belum memangkas karyawan, AI membantu menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan efisien. Sementara itu, PNC Financial mempertahankan jumlah karyawan yang sama selama 10 tahun meskipun bisnis mereka tumbuh tiga kali lipat, berkat otomatisasi dan optimasi cabang yang sudah berlangsung lama dan kini dipercepat oleh AI.
Citigroup juga melaporkan adanya peningkatan produktivitas hingga 9% di bagian pengkodean berkat AI. Goldman Sachs dan Bank of America bahkan berencana menginvestasikan miliaran dolar untuk teknologi AI guna meningkatkan layanan serta pendapatan bank mereka. Inisiatif AI yang dijalankan Goldman Sachs meliputi proses penjualan, pendaftaran klien, proses peminjaman, pelaporan regulasi, dan manajemen vendor.
Teknologi AI dinilai sebagai perubahan besar yang membawa keuntungan sekaligus tantangan terutama risiko hilangnya pekerjaan. Bank-bank besar memandang AI bukan menggantikan manusia sepenuhnya, melainkan sebagai pemacu efisiensi kerja. Namun, tantangannya adalah bagaimana menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan dampak sosial berupa PHK yang makin masif.
Analisis Ahli
Marianne Lake
Produktivitas spesialis operasional dapat tumbuh 40-50% berkat AI, artinya AI merupakan kunci menuju efisiensi yang lebih besar di perbankan.Charlie Scharf
AI tidak akan menggantikan manusia sepenuhnya, tapi membantu melakukan pekerjaan secara berbeda dan lebih efisien.Bill Demchak
Otomatisasi yang dibantu AI adalah akselerator penting dalam mengelola skala karyawan yang konstan meskipun perusahaan bertambah besar.Gonzalo Luchetti
AI membantu baik dalam layanan mandiri maupun peningkatan produktivitas tim manusia secara real-time.Goldman Sachs
AI menjadi fokus utama dalam banyak inisiatif seperti penjualan, pendaftaran klien, hingga pelaporan regulasi.
