China Luncurkan Jaringan Super Cepat untuk Latih Model AI Raksasa
Teknologi
Kecerdasan Buatan
10 Des 2025
222 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Infrastruktur baru ini dapat meningkatkan efisiensi pelatihan model AI secara signifikan.
Jaringan data terdistribusi memungkinkan kolaborasi antara pusat komputasi yang terpisah.
Pelatihan model AI besar dapat dilakukan lebih cepat, mengurangi waktu dan biaya secara drastis.
China baru saja mengaktifkan sebuah jaringan super cepat yang menghubungkan pusat-pusat komputasi terbesar di negara ini, memungkinkan mereka untuk bekerja bersama seperti satu komputer raksasa. Jaringan ini dirancang menggunakan teknologi optik dengan kecepatan tinggi yang telah direncanakan dan dibangun selama lebih dari sepuluh tahun.
Dengan jarak antar pusat komputasi yang bisa mencapai 2.000 kilometer, jaringan ini tetap bisa menjaga efisiensi kerja hingga 98 persen, hampir sama seperti pusat data tunggal. Ini membuat pengembangan teknologi AI dan aplikasi lain menjadi jauh lebih cepat dan efisien.
Future Network Test Facility, yang resmi beroperasi pada 3 Desember, adalah infrastruktur nasional pertama di bidang komunikasi yang berperan sebagai dasar teknologi informasi dan jaringan di China. Proyek ini dipimpin langsung oleh Liu Yunjie, seorang anggota penting dari Chinese Academy of Engineering.
Salah satu manfaat terbesar adalah dalam pelatihan model AI besar, yang sebelumnya membutuhkan waktu lama dan biaya tinggi. Dengan jaringan baru ini, setiap proses pelatihan menjadi jauh lebih cepat, menghemat waktu hingga beberapa bulan bagi para pengembang AI.
Selain AI, teknologi ini juga memiliki potensi besar di bidang telemedicine dan internet industri, di mana kecepatan dan efisiensi data sangat penting. Hal ini menunjukkan bagaimana infrastruktur ini bisa merevolusi berbagai sektor dengan kebutuhan data real-time yang sangat tinggi.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Ini adalah langkah strategis yang mencerminkan pentingnya integrasi sistem untuk melatih model AI besar secara efisien dan menurunkan biaya operasional.Yoshua Bengio
Pemanfaatan jaringan optik cepat untuk menggabungkan sumber daya komputasi terdistribusi menunjukkan potensi revolusi dalam skala pelatihan AI.

