Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

China Gabungkan Pusat Data Nasional untuk Percepat Kecerdasan Buatan

Teknologi
Kecerdasan Buatan
SCMP SCMP
11 Sep 2025
259 dibaca
2 menit
China Gabungkan Pusat Data Nasional untuk Percepat Kecerdasan Buatan

Rangkuman 15 Detik

Tiongkok berupaya menyatukan pusat data menjadi jaringan komputasi yang lebih efisien untuk mendukung aplikasi AI.
Perusahaan-perusahaan besar seperti Alibaba dan Tencent berinvestasi signifikan dalam infrastruktur AI.
Inovasi dalam komunikasi antar chip menjadi kunci dalam meningkatkan kinerja komputasi untuk aplikasi AI.
China sedang berupaya menggabungkan berbagai pusat data yang tersebar di seluruh negeri menjadi satu jaringan komputasi nasional yang efisien. Langkah ini penting untuk memajukan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang membutuhkan banyak sumber daya komputasi. Peningkatan jumlah tumpukan AI standar di China telah mencapai 10,85 juta unit hingga pertengahan tahun, naik sekitar 30,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didukung oleh perusahaan telekomunikasi milik negara dan perusahaan teknologi besar seperti Alibaba, Tencent, dan Baidu. Sebuah konferensi tiga hari yang diadakan oleh Open Data Centre Committee (ODCC) mempertemukan para pembangun pusat data dan investor AI utama untuk membahas cara terbaik mengubah jaringan pusat data menjadi satu sistem terpadu yang kuat. Walaupun China tidak dapat mengakses chip canggih dari Amerika Serikat, mereka terus mencari cara inovatif untuk meningkatkan performa komputasi dengan menggabungkan chip domestik dan asing. Ini membantu mereka mempercepat proses pelatihan dan inferensi AI yang sangat membutuhkan kapasitas komunikasi antar chip yang cepat dan efisien. Para ahli dan pembangun pusat data percaya bahwa integrasi ini akan memperkuat kemandirian teknologi China di bidang AI, sekaligus mendorong pengembangan teknologi yang lebih baik di masa depan, mengurangi ketergantungan pada pasar luar negeri.

Analisis Ahli

He Zekun
Peningkatan komunikasi antar chip di server yang memadukan teknologi asing dan domestik merupakan terobosan krusial untuk meningkatkan efisiensi pelatihan AI di pusat data nasional.