China Mobile Targetkan Jaringan AI Terbesar dengan Chip Lokal pada 2028
Teknologi
Kecerdasan Buatan
13 Okt 2025
44 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
China Mobile berkomitmen untuk mengembangkan infrastruktur AI dengan menggunakan teknologi lokal.
Perusahaan menargetkan peningkatan signifikan dalam kekuatan komputasi AI untuk mendukung era AI Plus.
Yang Jie menekankan peran AI dalam menangani tugas repetitif, sementara manusia tetap memimpin dalam kreativitas dan penilaian moral.
China merencanakan percepatan besar dalam pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) melalui rencana lima tahun ke-15 yang dimulai pada 2026. Sebagai bagian dari upaya ini, perusahaan telekomunikasi milik negara, China Mobile, mengumumkan target ambisius untuk menggunakan chip buatan dalam negeri saja dalam membangun jaringan komputasi AI terbesar di negara tersebut pada tahun 2028.
Ketua China Mobile, Yang Jie, mengungkapkan bahwa perusahaan akan meningkatkan investasinya di bidang AI hingga dua kali lipat dan berencana membangun klaster komputasi yang terdiri dari 100.000 unit GPU. Dengan langkah ini, total daya komputasi AI nasional akan mencapai 100 EFLOPS, yang berarti tiga kali lipat dari kapasitas pada akhir tahun 2024.
EFLOP adalah satuan kecepatan komputasi yang mengukur triliunan operasi floating-point per detik dan digunakan untuk menilai kinerja superkomputer paling canggih di dunia. Dengan menggunakan standar FP16 atau setengah presisi floating-point, China Mobile berharap untuk mencapai tiga kali lipat peningkatan dalam daya komputasi AI mereka.
Menurut Yang Jie, AI akan menjadi mesin utama penggerak produktivitas baru, namun AI tidak akan menggantikan manusia secara keseluruhan. AI berfokus pada pengelolaan tugas rutin dan berulang, sementara manusia akan terus memimpin dalam hal emosi, kreativitas, dan keputusan moral yang kompleks.
Inisiatif ini menunjukkan langkah strategis China dalam mengurangi ketergantungan pada teknologi luar serta memperkuat posisi sebagai pemimpin global di bidang kecerdasan buatan. Pembangunan chip lokal dan peningkatan kapasitas komputasi AI diyakini akan mendorong kemajuan teknologi dan inovasi di berbagai sektor industri domestik China.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Fokus kuat pada chip lokal menunjukkan ambisi besar China dalam membangun teknologi AI mandiri yang tahan terhadap tekanan geopolitik, ini akan mempercepat kemajuan teknologi jika diimbangi dengan riset dan pengembangan yang serius.

