Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Australia Larang Anak di Bawah 16 Tahun Gunakan Media Sosial Mulai Desember 2024

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
10 Des 2025
183 dibaca
2 menit
Australia Larang Anak di Bawah 16 Tahun Gunakan Media Sosial Mulai Desember 2024

TLDR

Australia menerapkan undang-undang baru untuk membatasi akses anak-anak di bawah 16 tahun ke media sosial.
Regulasi ini mencakup beberapa platform besar dan mengharuskan mereka untuk melakukan verifikasi usia.
Kritik terhadap undang-undang ini mencakup kekhawatiran tentang kebebasan berbicara dan efektivitasnya dalam melindungi anak-anak.
Australia baru saja mengesahkan undang-undang yang melarang anak-anak berusia di bawah 16 tahun membuat dan memiliki akun media sosial di berbagai platform besar seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan lainnya, mulai 10 Desember 2024. Tujuannya adalah untuk memberikan keamanan lebih pada anak-anak dan memberi mereka kesempatan untuk menikmati masa kecil tanpa tekanan media sosial.Aturan ini mengharuskan platform media sosial untuk melakukan verifikasi usia dengan metode yang dianggap "wajar," meskipun belum ada aturan pasti tentang metode yang digunakan. Namun, pemerintah Australia melarang proses verifikasi hanya menggunakan dokumen identitas resmi dan tidak boleh mengumpulkan data pribadi dari proses ini.Meski akun anak-anak di bawah 16 tahun akan diblokir, mereka masih bisa mengakses konten secara pasif tanpa masuk akun, seperti melihat postingan atau video. Namun, mereka tidak dapat berinteraksi seperti membuat post, mengirim pesan, atau menerima notifikasi, sehingga mengurangi risiko paparan konten berbahaya.Berbagai pihak dari perusahaan media sosial hingga organisasi hak digital menyuarakan kritik terhadap aturan ini, karena dinilai akan membuat anak-anak mencari tempat yang kurang terkontrol dan mengurangi kebebasan berekspresi. Beberapa juga khawatir aturan ini bisa dilanggar menggunakan VPN atau cara lain.Seiring munculnya kebijakan serupa di negara lain seperti Inggris, Amerika Serikat, dan Uni Eropa, langkah Australia ini jadi contoh terbaru regulasi ketat tentang penggunaan media sosial untuk anak-anak, dengan tujuan menjaga kesehatan mental dan keamanan digital generasi muda.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.