Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Rahasia Genetika Dan Tubuh Dalam Menjadi Pelari Ultramaraton Tangguh

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
News Publisher
06 Des 2025
1448 dibaca
2 menit
Rahasia Genetika Dan Tubuh Dalam Menjadi Pelari Ultramaraton Tangguh

TLDR

Genetika memainkan peran penting dalam kemampuan daya tahan atlet ultramaraton.
Pelatihan yang tepat dan pengalaman juga sangat krusial dalam mencapai kinerja optimal di ultramaraton.
Persepsi nyeri dan efisiensi tubuh dalam menggunakan energi sangat bervariasi antara individu.
Ultramaraton merupakan olahraga ekstrem yang menguji batas fisik dan mental manusia dengan menuntut pelari untuk menempuh jarak sangat jauh tanpa tidur yang cukup. Banyak pelari biasa mengalami kelelahan luar biasa, kerusakan otot, dan kehabisan energi, namun beberapa atlet tampak mampu bertahan lebih baik karena berbagai faktor biologis yang mendalam.Salah satu kunci utama keberhasilan pelari ultramaraton adalah efisiensi fisik yang tinggi, yang didukung oleh dominasi serat otot lambat dan banyaknya mitochondria di dalam otot. Mitochondria berfungsi mengubah bahan bakar menjadi energi secara stabil, dan pelari ultramaraton cenderung membakar lemak sebagai sumber energi utama agar mampu tahan lama.Faktor genetika berperan penting dalam menentukan keberadaan mitochondria dan perilaku otot melalui gen seperti PGC-1α, yang memudahkan tubuh untuk beradaptasi dengan latihan berat dan lama. Selain itu, berbagai gen lain mempengaruhi kemampuan pembuluh darah, fungsi jantung, serta mekanisme pembakaran lemak yang semuanya berkontribusi menyokong daya tahan.Tidak hanya aspek fisik, genetika juga ikut menentukan bagaimana seseorang merasakan sakit, tingkat inflamasi, dan kecepatan pemulihan otot setelah latihan berat. Perbedaan ini membuat pelari ultramaraton bisa mengalami rasa sakit yang berbeda meskipun usaha mereka sama, sehingga mereka yang kurang sensitif terhadap sinyal rasa sakit cenderung unggul.Meski genetika sangat berpengaruh, kunci utama dari pencapaian seorang pelari ultramaraton tetap merupakan kombinasi dari latihan berat bertahun-tahun, kontrol mental, pengalaman, serta disiplin. Faktor-faktor ini bersama-sama melatih tubuh dan pikiran hingga bisa bertahan pada kondisi yang sangat melelahkan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.