TLDR
Otot manusia memiliki memori epigenetik yang mempengaruhi pertumbuhan setelah latihan. Cedera dapat mempengaruhi karir atlet, tetapi pemahaman tentang memori otot dapat membantu dalam pemulihan. Latihan yang tepat dapat mengurangi jumlah usaha yang diperlukan untuk mencapai hasil yang sama setelah periode istirahat. Adam Sharples, mantan pemain rugby profesional, mengalami cedera ACL yang memaksanya untuk berhenti sementara dari olahraga dan mengejar pendidikan lebih lanjut di bidang fisiologi manusia. Pengalaman ini memicu minatnya pada mekanisme seluler yang membantu pertumbuhan otot setelah berbagai jenis latihan.Setelah menyelesaikan gelar masternya, Adam melanjutkan ke PhD dalam biologi sel otot. Penelitiannya menunjukkan bahwa otot manusia memiliki memori epigenetik dari pertumbuhan otot setelah latihan, yang membuat otot lebih siap merespons latihan setelah jeda panjang.Penelitian ini penting bagi atlet yang ingin pulih lebih cepat setelah cedera atau periode tidak aktif. Dengan memahami bagaimana memori otot bekerja, mereka dapat mengurangi jumlah latihan yang diperlukan untuk mendapatkan kembali kekuatan otot yang hilang.