Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Startup Castelion Ubah Cara Produksi Rudal Hipersonik AS Lebih Cepat Dan Murah

Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
News Publisher
05 Des 2025
2849 dibaca
2 menit
Startup Castelion Ubah Cara Produksi Rudal Hipersonik AS Lebih Cepat Dan Murah

TLDR

Castelion berhasil mengisi kekosongan dalam industri hipersonik dengan inovasi yang cepat dan biaya rendah.
Pendekatan vertikal terintegrasi dalam produksi membantu Castelion untuk mempercepat pengembangan dan pengujian produk.
Perusahaan ini menunjukkan potensi besar untuk merevolusi pasar senjata hipersonik dan memenuhi kebutuhan pemerintah AS.
Pada akhir 2022, seorang perwira Angkatan Laut AS menghubungi direktur penjualan SpaceX dengan permintaan mendesak untuk menemukan produsen baru yang dapat memasok rudal hipersonik secara andal. AS tertinggal dari China dan Rusia dalam hal senjata hipersonik karena lambatnya pengembangan dan mahalnya biaya produksi. Menanggapi masalah ini, tiga mantan karyawan SpaceX mendirikan startup bernama Castelion pada November 2022 untuk mengembangkan dan memproduksi rudal hipersonik dengan cepat dan murah.Castelion mengadopsi pendekatan vertikal terintegrasi, meniru model bisnis SpaceX, yaitu mendesain dan memproduksi sebagian besar komponen senjata secara internal. Mereka juga menggunakan pemasok dari industri non-tradisional seperti otomotif untuk menekan biaya. Pendekatan ini memungkinkan mereka untuk membuat, menguji, dan meningkatkan rudal lebih sering dibandingkan kontraktor lama yang hanya melakukan beberapa pengujian dalam satu tahun.Setelah menolak lebih dari 50 investor di awal, Castelion akhirnya mendapatkan investasi $2 juta pada April 2023, yang langsung diikuti kontrak pemerintah senilai $5 juta untuk pengembangan senjata. Dalam kurang dari tiga tahun, mereka telah mengantongi kontrak lebih dari $100 juta dari militer dan investasi sebesar $450 juta dari berbagai investor, serta membawa valuasi perusahaan menjadi $2,8 miliar.Rudal pertama mereka yang bernama Blackbeard telah dalam tahap pengembangan selama 18 bulan dan sudah dipersiapkan untuk diuji coba terintegrasi dalam sistem persenjataan Angkatan Darat dan Angkatan Laut AS. Castelion berencana menyelesaikan fasilitas produksi baru di New Mexico pada akhir tahun depan dan menargetkan produksi lebih dari 1.000 rudal per tahun untuk memenuhi kebutuhan pertahanan AS.Meskipun pemerintah AS adalah satu-satunya pelanggan saat ini dan masih berada pada tahap pengujian dan demonstrasi, Castelion berpotensi merebut pangsa pasar dari kontraktor besar seperti Lockheed Martin dan Raytheon. Jika berhasil, mereka tidak hanya akan memangkas biaya pertahanan tapi juga memperkuat kemampuan pertahanan nasional dengan teknologi rudal hipersonik yang dapat diandalkan dan lebih cepat diproduksi.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.