Mach Industries: Startup Senjata Canggih Dapatkan Pendanaan Rp 1.67 triliun ($100 Juta)
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
17 Jun 2025
291 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Mach Industries telah mengalami pertumbuhan pesat dalam waktu singkat dan menarik perhatian investor besar.
Pendanaan terbaru menunjukkan bahwa meskipun ada minat, ada juga kehati-hatian di kalangan investor.
Perusahaan ini berfokus pada inovasi senjata di tengah perkembangan teknologi AI dan ketegangan geopolitik.
Mach Industries adalah perusahaan teknologi pertahanan yang baru didirikan pada tahun 2023 oleh Ethan Thornton, seorang pemuda berusia 19 tahun yang memutuskan meninggalkan MIT untuk fokus penuh pada perusahaan ini. Dalam waktu singkat, Mach berhasil tumbuh pesat dari 20 menjadi 140 karyawan dan mengembangkan beberapa tipe senjata canggih yang inovatif.
Baru-baru ini, Mach mengumumkan putaran pendanaan baru sebesar Rp 1.67 triliun ($100 juta) dengan nilai perusahaan mencapai Rp 7.85 triliun ($470 juta) . Pendanaan ini melibatkan investor lama seperti Sequoia dan Bedrock Capital serta investor baru Keith Rabois dari Khosla Ventures yang memimpin putaran ini.
Perusahaan ini telah mengembangkan tiga produk utama: Viper, drone jet ringan dengan kemampuan takeoff vertikal tanpa landasan pacu; Glide, pesawat glider dengan kemampuan serangan jarak jauh dari atmosfer tinggi; dan Stratos, satelit udara dengan kemampuan sensor dan komunikasi di ketinggian ekstrim.
Mach juga mendapatkan kontrak penting dari Army Applications Laboratory untuk mengembangkan rudal jelajah presisi dengan kemampuan vertical takeoff. Perusahaan juga berencana membangun fasilitas pabrik seluas 115.000 kaki persegi di Huntington Beach untuk memperluas kemampuan manufakturnya.
Ethan Thornton menekankan bahwa perusahaan bekerjasama erat dengan pemerintah dan militer, dan menyadari pentingnya pengembangan senjata dalam era kemajuan AI dan ketegangan global. Pendanaan baru akan digunakan untuk memperluas manufaktur dan riset produk baru, termasuk mesin penggerak baru yang belum diungkap.
