Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Startup Castelion Dorong Senjata Hipersonik Murah untuk Keamanan Nasional AS

Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
TechCrunch TechCrunch
03 Jul 2025
239 dibaca
2 menit
Startup Castelion Dorong Senjata Hipersonik Murah untuk Keamanan Nasional AS

Rangkuman 15 Detik

Castelion sedang dalam proses penggalangan dana besar untuk mengembangkan senjata hipersonik.
Proyek Blackbeard GL bertujuan untuk menciptakan solusi senjata hipersonik yang lebih terjangkau.
Ketatnya persaingan di pasar senjata hipersonik memacu inovasi dan efisiensi dalam produksi.
Castelion adalah perusahaan startup yang fokus mengembangkan senjata hipersonik yang bergerak dengan kecepatan sangat tinggi, yaitu di atas Mach 5. Mereka berusaha guna membuat produksi senjata ini lebih cepat dan lebih murah dibandingkan pesaing besar karena kekhawatiran atas kemajuan teknologi hipersonik China yang pesat. Perusahaan ini didirikan oleh mantan eksekutif SpaceX dan mengambil metode produksi cepat serta pengujian intensif agar teknologi bisa segera siap dipakai oleh militer Amerika Serikat. Pendanaan mereka terus meningkat dengan putaran Seri B senilai Rp 5.84 triliun ($350 juta) yang dikomandoi oleh Lightspeed Venture Partners dan Altimeter Capital. Castelion sudah mendapat perhatian penting dari Departemen Pertahanan AS, termasuk pengujian kendaraan hipersonik pertama di gurun Mojave pada Maret, serta masuk dalam anggaran Angkatan Darat AS untuk tahun fiskal 2026 guna mengembangkan proyek senjata Blackbeard Ground Launch yang ingin dijadikan senjata hipersonik yang sekaligus terjangkau dan efisien. Dalam kontrak yang hampir pasti terlaksana setelah tanda tangan presiden, Castelion bertugas membuat prototipe dan mengujinya pada tahun 2026, layaknya bukti konsep. Jika sukses, mereka akan mengirimkan 10 senjata prototipe untuk uji coba lebih lanjut pada peluncur khusus di tahun 2027. Castelion tampaknya menjadi pesaing serius bagi perusahaan pertahanan besar seperti Lockheed Martin, Raytheon, dan Northrop Grumman. Jika ujian dan produksi berjalan sesuai rencana, perusahaan ini bisa mulai memasok senjata hipersonik secara masal pada tahun 2028.