Angkatan Laut AS Kembangkan Laser 400-kilowatt untuk Hadapi Ancaman Modern
Sains
Fisika dan Kimia
12 Jun 2025
65 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Program SONGBOW merupakan langkah maju dalam pengembangan senjata laser oleh Angkatan Laut AS.
Laser 400-kilowatt yang sedang dikembangkan dapat meningkatkan kemampuan pertahanan terhadap ancaman udara.
Investasi dalam teknologi energi terarah menunjukkan komitmen AS untuk memperkuat keamanan maritimnya.
Angkatan Laut Amerika Serikat memulai program SONGBOW yang bertujuan mengembangkan sistem senjata laser berdaya tinggi 400 kilowatt untuk pertahanan dari ancaman udara seperti drone dan misil. Program ini adalah langkah maju yang signifikan dalam teknologi senjata laser yang selama ini relatif terbatas pada kekuatan laser 30 sampai 100 kilowatt.
Kontrak untuk pengembangan sistem ini diberikan kepada perusahaan Coherent Aerospace & Defense yang memiliki rekam jejak dalam teknologi laser serat pulsa. Teknologi ini menggabungkan beberapa modul laser kelas 50 kilowatt menjadi satu sinar laser terpadu dengan tingkat akurasi dan kualitas sangat tinggi.
Sistem laser ini diharapkan dapat menghancurkan target lebih cepat dan dengan jangkauan yang lebih jauh dibandingkan sistem yang ada saat ini. Hal ini sangat penting mengingat perkembangan ancaman drone berjumlah besar dan misil hipersonik yang sulit dilawan dengan sistem konvensional.
Pengembangan laser ini tidak hanya akan memperkuat pertahanan kapal Angkatan Laut AS tetapi juga dapat digunakan pada platform darat, yang memungkinkan respon lebih cepat dan fleksibel menghadapi serangan. Dana awal sudah dialokasikan dan pengembangan ditargetkan selesai pada awal 2027.
Sistem laser ini melengkapi sistem pertahanan yang sudah ada seperti Aegis Combat System dan interceptor SM-6, menciptakan lapisan pertahanan yang lebih efektif dan tahan terhadap serangan masa depan. Jika berhasil, SONGBOW dapat menjadi tonggak baru dalam teknologi perang modern.


