Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Waspada! Pesan Teks Penipuan Kini Mengancam Lebih Masif Berkat AI dan Geng Kriminal

Teknologi
Keamanan Siber
News Publisher
03 Des 2025
227 dibaca
2 menit
Waspada! Pesan Teks Penipuan Kini Mengancam Lebih Masif Berkat AI dan Geng Kriminal

AI summary

Peningkatan jumlah pesan penipuan yang mengancam pengguna smartphone.
Google telah memperkenalkan fitur baru untuk membantu mendeteksi pesan berbahaya.
Pentingnya menghapus pesan yang dicurigai sebagai penipuan untuk menjaga keamanan.
Ancaman pesan teks yang mengandung tautan berbahaya semakin mengkhawatirkan karena kini dijalankan secara besar-besaran menggunakan teknologi AI oleh geng kriminal terorganisir dari Tiongkok. Pesan-pesan ini menyasar pengguna smartphone di seluruh dunia dengan tujuan menipu dan mencuri uang korban.Google melaporkan bahwa 57% orang dewasa mengalami penipuan lewat pesan dalam setahun terakhir, dengan hampir seperempat dari mereka kehilangan uang akibat penipuan tersebut. Hal ini menunjukkan betapa luas dan seriusnya masalah ini terjadi, menyebabkan kerugian finansial dan keamanan data.Untuk melindungi pengguna, Google memperbarui fitur di Android yang memungkinkan Anda menandai pesan mencurigakan secara real-time menggunakan fitur Circle to Search dan Google Lens. Pengguna dapat dengan mudah menganalisis pesan hanya dengan menahan tombol rumah dan mengelilingi teks atau menggunakan screenshot pesan di aplikasi Google Lens pada Android dan iOS.Begitu sistem mendeteksi pesan sebagai penipuan, pengguna diberi panduan langkah selanjutnya dan disarankan untuk langsung menghapus pesan tersebut demi menghindari ancaman lebih besar. Lembaga penegak hukum seperti FBI juga mengingatkan pentingnya menghapus pesan penipuan agar tidak memberikan celah bagi pelaku.Selain fitur dari Google dan Apple, jaringan seluler turut berupaya memblokir pesan-pesan berbahaya sebelum masuk ke smartphone pengguna. Namun, karena volume pesan sangat besar, tantangan ini belum sepenuhnya teratasi, sehingga kesadaran dan kewaspadaan pengguna tetap menjadi kunci utama dalam melindungi diri dari ancaman ini.

Experts Analysis

Brian Krebs (jurnalis keamanan siber)
Serangan berbasis SMS ini merupakan evolusi dari penipuan phishing yang memanfaatkan kepercayaan pengguna pada pesan teks, dan edukasi pengguna tetap kunci utama dalam menekan tingkat keberhasilan penipuan ini.
Eva Galperin (Director of Cybersecurity, EFF)
Teknologi AI dapat membantu identifikasi ancaman, namun pendekatan yang holistik termasuk regulasi dan kolaborasi antar perusahaan sangat penting untuk membendung serangan yang terus bertambah volume dan kompleksitasnya.
Editorial Note
Ancaman pesan teks berbahaya ini menunjukkan betapa cepatnya teknologi AI bisa disalahgunakan untuk penipuan massal, sehingga solusi keamanan harus inovatif dan mudah diakses oleh pengguna. Namun, pendekatan ini juga membutuhkan kesadaran pengguna yang lebih tinggi agar tidak mengabaikan tanda bahaya dan merespons dengan cepat sebelum kerugian terjadi.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.