Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Waspada Mishing Akhir Tahun: Amazon Jadi Target Utama Penipuan SMS

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (5mo ago) cyber-security (5mo ago)
13 Nov 2025
25 dibaca
2 menit
Waspada Mishing Akhir Tahun: Amazon Jadi Target Utama Penipuan SMS

Rangkuman 15 Detik

Serangan phishing melalui SMS (mishing) meningkat secara signifikan selama musim belanja.
Amazon adalah merek yang paling banyak disalahgunakan dalam serangan phishing, dan pengguna harus berhati-hati terhadap pesan palsu.
Penting untuk menggunakan langkah-langkah keamanan tambahan seperti kunci akses untuk melindungi akun online.
Musim belanja akhir tahun memang menjadi momen yang menggembirakan bagi banyak orang, namun ini juga menjadi waktu yang sangat berbahaya bagi pengguna smartphone, khususnya iPhone dan Android. Penjahat siber memanfaatkan periode ini untuk melancarkan serangan phishing melalui SMS yang dikenal dengan istilah "mishing," yang bertujuan mencuri identitas dan akses ke akun online pengguna. Menurut laporan terbaru dari Zimperium dan Google, serangan mishing ini ternyata tidak hanya melonjak selama Black Friday dan Cyber Monday, tetapi lebih parah terjadi selama Natal dan Tahun Baru. Banyak sekali pesan palsu dari penipu yang menggunakan nama merek besar, terutama Amazon, agar pengguna percaya dan mengklik tautan berbahaya dalam pesan tersebut. Serangan ini biasanya mengarah pada pencurian password atau data penting lainnya saat korban mencoba login melalui halaman palsu. Untuk melindungi diri, Amazon sangat menyarankan pengguna untuk mengaktifkan fitur passkeys, yang memungkinkan masuk tanpa menggunakan kata sandi sekaligus meningkatkan keamanan akun secara signifikan. Pengguna juga disarankan agar tidak membalas pesan yang mencurigakan atau langsung mengklik tautan dalam SMS. Sebagai gantinya, mereka harus membuka aplikasi Amazon atau situs resmi untuk memeriksa apakah ada transaksi atau pemberitahuan yang benar-benar berasal dari akun mereka. Langkah ini sangat penting untuk menghindari jebakan para penipu. Meski Google dan Amazon berupaya keras untuk melawan dan mendeteksi skema penipuan ini, ancaman serangan mishing tetap akan terus ada bahkan semakin berkembang karena bantuan teknologi seperti AI. Karena itu kesadaran dan kewaspadaan pengguna sangat krusial dalam menjaga keamanan data pribadi dan keuangan selama musim belanja ini.

Analisis Ahli

Anne Cutler
Scam yang dipicu oleh AI akan semakin canggih dan sulit diberantas, tetapi fokus utama penjahat tetap mencuri data pribadi yang membantu mereka meraup keuntungan besar.