Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Waspadai Penipuan Akun Bank: FBI Peringatkan Serangan Siber Meningkat

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (4mo ago) cyber-security (4mo ago)
28 Nov 2025
139 dibaca
2 menit
Waspadai Penipuan Akun Bank: FBI Peringatkan Serangan Siber Meningkat

Rangkuman 15 Detik

Waspadai panggilan dari nomor tidak dikenal yang mengatasnamakan bank.
Segera laporkan penipuan dan ubah kata sandi jika Anda merasa telah menjadi korban.
Peningkatan penipuan siber diperkirakan akan meningkat selama liburan.
FBI baru saja mengeluarkan peringatan penting terkait peningkatan serangan siber yang menargetkan akun bank nasabah, dengan kerugian mencapai 262 juta dolar selama tahun ini. Penipuan ini semakin memburuk terutama saat masa liburan, saat para kriminal siber memanfaatkan situasi untuk menipu lebih banyak korban. Metode penipuan yang digunakan sangat bervariasi, mulai dari pesan teks dan email yang meminta kode otentikasi satu kali, hingga telepon palsu yang mengaku sebagai pegawai bank. FBI menekankan agar masyarakat berhati-hati terhadap panggilan dari nomor yang tidak dikenal dan tidak mudah percaya pada caller ID. Selain itu, ada juga penipuan yang memanfaatkan hasil pencarian online agar korban mengakses situs palsu yang menyerupai situs resmi bank, sehingga informasi login mudah dicuri. Para penipu akan mengakses akun korban dan mengirimkan uang secara cepat ke rekening milik mereka atau ke dompet kripto. Jika sudah menjadi korban atau merasa telah memasukkan data ke situs palsu, FBI menyarankan agar segera menghubungi bank untuk meminta pembatalan transaksi dan dokumen perlindungan, serta melaporkan ke FBI melalui website resmi IC3 agar proses pemulihan dan investigasi bisa segera dilakukan. Bitdefender menguatkan peringatan ini dengan data yang menunjukkan bahwa 1 dari 7 orang telah menjadi korban penipuan, dengan 25% penipuan dilakukan melalui telepon. Hal ini menandakan bahwa tak hanya email atau media sosial, panggilan telepon juga menjadi vektor utama tipu daya yang harus diwaspadai.

Analisis Ahli

Brian Krebs (jurnalis keamanan siber)
Kasus pembajakan akun yang meningkat ini menegaskan pentingnya verifikasi ganda dan kewaspadaan tinggi terhadap permintaan informasi pribadi, terutama yang datang lewat telepon atau email yang tidak terduga.