Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bungie Umumkan Ekspansi Baru, Rumor Destiny 3 dan Kontroversi Seni AI

Teknologi
Permainan Console, PC, Mobile dan VR
gaming-pc-console-mobile (4mo ago) gaming-pc-console-mobile (4mo ago)
26 Nov 2025
227 dibaca
2 menit
Bungie Umumkan Ekspansi Baru, Rumor Destiny 3 dan Kontroversi Seni AI

Rangkuman 15 Detik

Ekspansi Renegades untuk Destiny 2 mendapat sambutan positif meskipun ada kontroversi.
Ada spekulasi mengenai pengembangan Destiny 3, tetapi Bungie belum memberikan komentar resmi.
Tuduhan penggunaan AI dalam seni konsep menambah ketidakpastian dan keraguan terhadap kredibilitas Bungie.
Bungie akan merilis ekspansi baru bertajuk Renegades untuk Destiny 2 pada 2 Desember, dengan nuansa yang kuat terinspirasi Star Wars dan kerja sama dengan Lucasfilm. Peluncuran ini disambut positif oleh banyak penggemar yang menantikan konten baru dalam game. Selain pengumuman ini, muncul kabar dari beberapa sumber terpercaya yang mengatakan Bungie sedang berada di tahap sangat awal pengembangan Destiny 3, meskipun belum ada konfirmasi resmi dari Bungie. Hal ini memicu perbincangan tentang masa depan franchise Destiny. Sebuah kontroversi lain bermunculan terkait tuduhan bahwa Bungie menggunakan teknologi AI untuk membuat beberapa karya seni konsep karakter utama dalam ekspansi Renegades, khususnya untuk Dredgen Bael. Tuduhan ini ramai diperbincangkan karena dianggap merusak keaslian karya seni. Namun, sang penulis berpendapat tuduhan tersebut kurang tepat karena proses pembuatan konsep seni biasanya melibatkan teknik campuran seperti photobashing atau upscaling gambar yang bukan merupakan generasi AI murni. Selain itu, ada kebiasaan lama dalam industri game menggunakan berbagai teknik visual trial and error. Meskipun begitu, reputasi Bungie yang sudah pernah tercoreng karena beberapa skandal plagiarisme membuat komunitas lebih skeptis dan kritis. Ke depannya, Bungie diharapkan memberikan klarifikasi agar isu ini tidak berlarut dan memperjelas komitmennya terhadap kualitas dan orisinalitas karya.