Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

WhatsApp Larang Chatbot AI Pesaing, ChatGPT & Copilot Bakal Pergi

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
26 Nov 2025
1130 dibaca
2 menit
WhatsApp Larang Chatbot AI Pesaing, ChatGPT & Copilot Bakal Pergi

TLDR

WhatsApp akan melarang penggunaan API mereka untuk distribusi chatbot AI yang tidak dibuat oleh Meta.
OpenAI dan Microsoft mengumumkan akan meninggalkan WhatsApp karena perubahan kebijakan ini.
Pengguna ChatGPT dapat menyimpan riwayat chat mereka dengan menghubungkan akun mereka ke WhatsApp.
Meta telah mengumumkan perubahan kebijakan layanan untuk WhatsApp Business Solution yang akan berlaku mulai 15 Januari 2026. Perubahan ini melarang pihak ketiga menggunakan WhatsApp sebagai platform untuk mendistribusikan chatbot AI yang bukan dibuat oleh Meta sendiri. Karena itu, layanan chatbot AI seperti ChatGPT dari OpenAI dan Copilot dari Microsoft akan ditarik dari WhatsApp.OpenAI mengumumkan penarikan ChatGPT dari WhatsApp beberapa minggu lalu, dan Microsoft mengikuti langkah itu pada minggu ini. Namun, hingga tanggal berlakunya ketentuan baru, chatbot tersebut masih dapat diakses melalui WhatsApp. Pengguna ChatGPT bisa menghubungkan akun mereka untuk menyimpan riwayat percakapan, sementara pengguna Copilot tidak memiliki opsi ini.Meta menegaskan bahwa perubahan ini untuk memastikan WhatsApp Business API tetap digunakan sebagai sarana mendukung bisnis dalam memberikan layanan pelanggan dan pembaruan yang relevan, bukan sebagai platform utama dari produk AI itu sendiri. Kebijakan baru ini membatasi kemampuan perusahaan AI lain untuk menggunakan WhatsApp sebagai media distribusi chatbot AI mereka.Dampak dari langkah ini tidak hanya untuk OpenAI dan Microsoft saja, tapi juga perusahaan AI lain seperti Perplexity yang kemungkinan besar akan mengikuti jejak mereka meninggalkan WhatsApp. Setelah kebijakan baru berlaku, Meta AI akan menjadi satu-satunya pilihan chatbot berbasis AI di WhatsApp.Perubahan ini menunjukkan strategi Meta untuk mengendalikan penggunaan kecerdasan buatan yang terintegrasi dalam platform mereka dan mengurangi persaingan dari penyedia AI pihak ketiga. Meskipun memberikan peluang bagi Meta AI, kebijakan ini dapat mengurangi keberagaman solusi AI yang tersedia bagi pengguna serta membatasi inovasi di sektor chatbot.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.