Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Robot Canggih di Cambridge Pelajari Cara Bermain Baseball dengan Refleks Manusia

Teknologi
Robotika
News Publisher
24 Nov 2025
244 dibaca
2 menit
Robot Canggih di Cambridge Pelajari Cara Bermain Baseball dengan Refleks Manusia

AI summary

Robot-robot di RAI Institute menunjukkan kemampuan bermain baseball dengan refleks dan kontrol yang mirip manusia.
Penggunaan teknologi canggih seperti sensor dan algoritma prediksi memungkinkan robot untuk bereaksi secara cepat dan akurat.
Eksperimen ini merupakan langkah awal dalam mengembangkan robot yang dapat beradaptasi dengan situasi yang tidak terduga.
Peneliti dari RAI Institute di Cambridge, Massachusetts, berhasil mengembangkan robot yang mampu bermain baseball dengan kecepatan dan presisi layaknya manusia. Robot-robot ini bisa bermain lempar tangkap dan memukul bola baseball baik saat bermain bersama manusia maupun sesama robot.RAI Institute didirikan oleh Marc Raibert, mantan insinyur Boston Dynamics, dengan tujuan membuat robot yang dapat bergerak dan berpikir cepat serta dapat merespon situasi tidak terduga seperti manusia. Eksperimen baseball ini merupakan bagian dari tujuan tersebut untuk meningkatkan refleks dan kontrol robot.Robot menggunakan sendi yang lentur dan sistem kontrol adaptif untuk menyerap gaya dan kecepatan saat memukul bola sehingga tidak kaku atau rusak saat kontak. Sensor serta algoritma prediksi membantu robot merespon gerakan bola secara real-time dengan sangat cepat dan akurat.Robot mampu melempar bola hingga kecepatan 70 mph dan menanggapi lemparan yang datang dengan kecepatan hingga 41 mph. Mereka menggunakan lengan yang ringan dengan bahan karbon dan aktuator listrik, serta memiliki pusat gravitasi rendah untuk menjaga stabilitas saat bergerak cepat.Percobaan ini menunjukkan betapa pentingnya kecepatan dan kemampuan beradaptasi robot terhadap objek bergerak tidak pasti seperti bola berputar, melengkung, dan berubah arah. Teknologi ini memiliki potensi besar untuk diterapkan di berbagai bidang seperti pergudangan, pelatihan olahraga, misi penyelamatan, dan robotik luar angkasa.

Experts Analysis

Marc Raibert
Penerapan sistem kontrol adaptif dan desain sendi lembut memungkinkan robot untuk meniru kelincahan dan kecepatan gerakan manusia, membuka jalan bagi robot yang benar-benar dapat berinteraksi dengan dinamis dalam dunia nyata.
Editorial Note
Eksperimen ini menunjukkan kemajuan besar dalam pengembangan robot yang tidak hanya kuat secara mekanis tetapi juga mampu beradaptasi secara real-time terhadap perubahan lingkungan. Ini menandai langkah penting menuju robot otonom yang lebih cerdas dan responsif, yang dapat merevolusi banyak bidang kehidupan sehari-hari.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.