Pentingnya Penilaian Risiko Siber Mandiri untuk Lindungi Perusahaan Indonesia
Teknologi
Keamanan Siber
24 Nov 2025
256 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Perusahaan di Indonesia menghadapi peningkatan ancaman siber yang signifikan.
Cyber self-assessment adalah langkah awal penting untuk memahami dan mengelola risiko siber.
Menggunakan broker asuransi dapat membantu perusahaan dalam mengidentifikasi dan memitigasi risiko siber secara efektif.
Ancaman kejahatan siber semakin meningkat di Indonesia dan global. Diperkirakan kerugian akibat kejahatan siber mencapai US$ 10,5 triliun pada tahun 2025. Di Indonesia, lebih dari 70% perusahaan mengalami insiden siber dalam tiga tahun terakhir, terutama serangan ransomware, pencurian data, dan DDoS.
Karena ancaman siber yang kompleks dan berkembang, perusahaan harus proaktif dalam mengenali dan mengelola risiko siber. Salah satu langkah penting adalah melakukan penilaian risiko mandiri atau cyber self-assessment untuk mengetahui kelemahan serta meningkatkan kesiapan menghadapi serangan.
Cyber self-assessment sangat penting karena membantu perusahaan memahami risiko secara lebih mendalam, meningkatkan kesadaran di seluruh organisasi, memprioritaskan sumber daya, dan mendukung pengambilan keputusan keamanan yang tepat sasaran. Selain itu, ini juga memperkuat kepercayaan mitra dan memenuhi regulasi.
Pemanfaatan alat cyber self-assessment yang andal sangat dianjurkan agar perusahaan dapat dengan mudah mengidentifikasi dan mengurangi risiko. Dukungan broker asuransi juga bisa membantu dalam memahami profil risiko dan mengetahui bagaimana perusahaan dapat diasuransikan terhadap risiko siber.
Marsh Indonesia, broker asuransi berpengalaman, menyediakan layanan Cyber Self-Assessment gratis untuk membantu perusahaan menilai dan memperkuat ketahanan siber dengan cara yang terukur dan tepat sasaran, memudahkan bisnis dalam melindungi data dan keberlangsungan usahanya.
Analisis Ahli
Bruce Schneier
Cyber self-assessment adalah elemen kunci dalam strategi keamanan siber yang efektif karena membantu organisasi memahami titik lemah mereka sebelum penyerang melakukannya.Kevin Mitnick
Evaluasi risiko siber dan kolaborasi dengan broker asuransi adalah cara penting untuk merancang pertahanan yang tidak hanya teknis tapi juga finansial.

