Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Lonjakan Serangan Siber di Inggris Memaksa Perusahaan Tingkatkan Pertahanan Digital

Teknologi
Keamanan Siber
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
14 Okt 2025
28 dibaca
2 menit
Lonjakan Serangan Siber di Inggris Memaksa Perusahaan Tingkatkan Pertahanan Digital

Rangkuman 15 Detik

Serangan siber di Inggris meningkat drastis, terutama terhadap perusahaan besar.
Pentingnya memiliki rencana pertahanan digital bagi semua pelaku usaha untuk menghadapi kejahatan siber.
Dukungan pemerintah kepada perusahaan seperti Jaguar Land Rover menunjukkan dampak serius dari serangan siber terhadap ekonomi.
Dalam setahun terakhir, Inggris mengalami peningkatan tajam serangan siber yang mencapai lonjakan hingga 50%. Badan Keamanan Siber Nasional (NCSC) melaporkan 429 insiden siber yang ditangani, dengan sekitar separuhnya memiliki dampak nasional. Serangan ini melumpuhkan beberapa perusahaan besar seperti Marks & Spencer, Co-op, serta Jaguar Land Rover. Jaguar Land Rover menjadi salah satu korban paling terdampak, menghentikan produksi selama hampir enam minggu. Kerugian diperkirakan mencapai 50 juta poundsterling per minggu akibat gangguan ini. Pemerintah Inggris turut turun tangan dengan memberikan jaminan pinjaman sebesar 1,5 miliar poundsterling untuk membantu menjaga kelangsungan pasokan perusahaan tersebut. Kepala NCSC, Richard Horne, menekankan pentingnya setiap pelaku usaha memiliki rencana pertahanan digital, dari usaha kecil hingga perusahaan besar. Ia memperingatkan bahwa jika suatu bisnis tidak siap menghadapi gangguan IT, operasional dan pemasukan karyawan bisa sangat terancam. Pemerintah Inggris juga telah mengirim surat kepada 350 perusahaan terbesar di indeks FTSE, mendorong mereka untuk menjadikan ketahanan siber sebagai tanggung jawab tingkat dewan direksi. Hal ini dilakukan demi memperkuat kesiapan korporasi dalam menghadapi serangan siber yang semakin masif dan kompleks. Lonjakan serangan siber ini menimbulkan kekhawatiran terhadap ketahanan bisnis kecil yang menjadi bagian dari rantai pasokan perusahaan besar. Jika sistem mereka lumpuh, proses pesanan dan pembayaran dapat terhenti, sehingga seluruh ekosistem bisnis berpotensi mengalami gangguan yang luas.

Analisis Ahli

Richard Horne
Ketahanan siber harus menjadi prioritas di semua level, dari individu hingga pimpinan perusahaan besar, karena serangan dunia maya bisa melumpuhkan infrastruktur krusial dan perekonomian.