Mengapa Berat Badan Tubuh Terus Naik? Rahasia Biologi Dibaliknya
Courtesy of Forbes

Mengapa Berat Badan Tubuh Terus Naik? Rahasia Biologi Dibaliknya

Menjelaskan mekanisme biologis dan faktor pemicu yang menyebabkan titik setelan berat badan tubuh naik seiring waktu, sekaligus menghilangkan anggapan bahwa kenaikan berat badan semata masalah kalori atau disiplin, sehingga membantu pembaca memahami berat badan sebagai proses biologis kompleks yang dipengaruhi banyak faktor.

21 Nov 2025, 04.40 WIB
163 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
  • Resistensi leptin dan insulin dapat berkontribusi pada peningkatan rentang berat yang dipertahankan.
  • Mikrobioma dan epigenetik memainkan peran penting dalam pengaturan berat badan dan metabolisme.
  • Lingkungan modern dapat memperburuk gangguan dalam sistem hormonal dan pengaturan nafsu makan.
Banyak orang bertanya mengapa menambah berat badan terasa mudah, tapi menurunkannya sangat sulit. Artikel ini menjelaskan bahwa tubuh memiliki rentang berat badan yang dipertahankan secara biologis dan rentang ini bisa bergeser ke atas seiring waktu akibat berbagai pengaruh hormonal, metabolik, dan lingkungan.
Salah satu kunci utama dalam mengatur berat badan adalah hormon leptin dan insulin yang memberi sinyal ke otak bahwa tubuh sudah cukup energi. Namun, saat terjadi resistensi pada hormon ini karena pola makan berlebih dan peradangan, otak menjadi kurang sensitif sehingga tubuh mempertahankan berat badan yang lebih tinggi.
Selain hormon, gangguan pada produksi hormon lain seperti ghrelin, GLP-1, dan peptide YY dari sistem pencernaan serta hormon stres seperti kortisol dan hormon tiroid juga mengubah cara tubuh mengatur nafsu makan dan metabolisme, mendorong kenaikan berat badan secara perlahan.
Mikrobioma usus yang sehat membantu mengatur rasa kenyang dan menurunkan peradangan, tapi ketidakseimbangan mikrobioma bisa meningkatkan produksi kalori dari makanan dan menurunkan hormon yang menimbulkan rasa kenyang. Perubahan genetik lewat proses epigenetik juga mempengaruhi metabolisme dan kontrol nafsu makan secara jangka panjang.
Sistem reward otak yang mengatur kesenangan makan bisa jadi kurang sensitif terhadap makanan sehat jika terlalu sering terpapar makanan tinggi gula, garam, dan lemak sehingga seseorang makin sulit mengendalikan porsi makan. Seluruh faktor ini bekerja sama menciptakan kondisi yang mendukung berat badan lebih tinggi dan membuat penurunan berat badan menjadi tantangan.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/christopherthompson/2025/11/20/why-your-weight-set-point-rises-and-how-it-drives-weight-gain/

Analisis Ahli

Myers
"Penelitian di Cell Metabolism menunjukkan resistensi leptin sebagai faktor kunci penyebab tubuh gagal merasakan kecukupan energi sehingga mempertahankan berat lebih tinggi."
Gower and Goss
"Dalam Current Opinion in Endocrinology, Diabetes and Obesity mereka menyoroti bagaimana resistensi insulin pusat memperkuat kecenderungan tubuh menaikkan titik setel berat badan."
New England Journal of Medicine
"Menyajikan bukti dari model hewan bahwa epigenetik dapat mengatur perilaku makan dan metabolisme secara turun-temurun, memperkuat dampak jangka panjang epigenetik pada obesitas."

Analisis Kami

"Pemahaman tentang menaiknya rentang berat badan yang dipertahankan oleh tubuh adalah kunci untuk mengatasi kegagalan metode diet standar yang sering dikaitkan dengan disiplin pribadi. Pendekatan pengobatan yang menghargai kompleksitas hormonal, mikrobioma, dan epigenetik akan menjadi masa depan pengelolaan obesitas yang lebih efektif dan manusiawi."

Prediksi Kami

Jika tren faktor lingkungan dan biologis yang mendorong kenaikan titik setelan berat badan terus berlanjut tanpa intervensi personalisasi, angka obesitas global diperkirakan akan meningkat dan pengelolaan berat badan akan semakin menantang secara medis.

Pertanyaan Terkait

Q
Apa yang dimaksud dengan rentang berat yang dipertahankan oleh tubuh?
A
Rentang berat yang dipertahankan oleh tubuh adalah kisaran berat badan yang diatur oleh sistem biologis, yang dapat berubah seiring waktu.
Q
Bagaimana resistensi leptin mempengaruhi pengaturan nafsu makan?
A
Resistensi leptin menyebabkan otak menjadi kurang sensitif terhadap sinyal leptin, sehingga meningkatkan nafsu makan meskipun cadangan energi sudah cukup.
Q
Apa peran insulin dalam pengaturan berat badan?
A
Insulin berperan dalam menekan rasa lapar dan membantu mengatur keseimbangan energi, tetapi resistensi insulin dapat mengganggu proses ini.
Q
Bagaimana mikrobioma mempengaruhi metabolisme dan penyerapan energi?
A
Mikrobioma dapat mempengaruhi cara tubuh mengolah makanan dan mengatur rasa kenyang, serta mempengaruhi peradangan.
Q
Apa dampak epigenetik terhadap pengaturan berat badan?
A
Perubahan epigenetik dapat memengaruhi ekspresi gen yang terlibat dalam pengaturan nafsu makan dan penyimpanan lemak, sehingga berdampak pada berat badan.