TLDR
Penemuan DNA baru memberikan harapan bahwa harimau jawa mungkin masih ada. Kementerian LHK berkomitmen untuk melindungi spesies yang mungkin masih hidup. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi keberadaan harimau jawa. Harimau jawa selama ini dianggap sudah punah sejak tahun 2008 oleh lembaga IUCN, tetapi adanya laporan penampakan dan jejak kaki di Sukabumi, Jawa Barat, membangkitkan kembali harapan bahwa spesies ini masih hidup liar. Penduduk setempat menemukan bulu dan bekas cakaran yang mencurigakan.Peneliti melakukan analisis DNA mitokondria pada bulu yang ditemukan dan membandingkannya dengan sampel harimau jawa lama yang disimpan di museum sejak tahun 1930. Hasilnya menunjukkan bahwa bulu tersebut memang berasal dari harimau jawa.Meskipun hasil analisis ini sangat menjanjikan, para peneliti menegaskan bahwa diperlukan penelitian lapangan dan genetik lanjutan untuk memastikan keberadaan harimau jawa secara pasti di wilayah tersebut.Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia berencana memasang kamera pengintai dan melakukan pencarian DNA lebih luas. Mereka juga berkonsultasi dengan ahli genetika untuk menguatkan bukti ini dan mempersiapkan langkah konservasi.Jika terbukti bahwa harimau jawa masih ada, maka spesies ini harus mendapatkan perlindungan maksimal dari pemerintah dan masyarakat agar populasinya dapat lestari dan habitatnya tetap aman di masa depan.