Mempercepat Infrastruktur Energi dan Data Center Hadapi Ledakan AI
Teknologi
Kecerdasan Buatan
14 Nov 2025
137 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Permintaan AI menciptakan kebutuhan mendesak untuk mempercepat pembangunan infrastruktur energi.
Teknologi terintegrasi dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan dalam konstruksi pusat data.
Kerjasama antara sektor publik dan swasta sangat penting untuk memperluas jaringan broadband dan infrastruktur energi.
Permintaan energi dari pusat data global diperkirakan akan melonjak hingga 160% pada tahun 2030, terutama karena aktivitas AI yang membutuhkan daya besar. Hal ini menimbulkan tantangan serius karena infrastruktur listrik saat ini sudah tua dan tidak siap untuk menyokong beban tambahan tersebut.
Percepatan pembangunan pusat data sangat penting untuk memenuhi kapasitas komputasi AI. Beberapa perusahaan berhasil membangun kampus pusat data besar dalam waktu 15 bulan saja, setengah dari waktu biasanya, berkat penggunaan teknologi modern seperti pemindaian laser dan augmented reality.
Teknologi digital terintegrasi membantu mengurangi kesalahan konstruksi dan mempercepat proses dengan memberikan data akurat secara real-time. Selain itu, mereka juga membantu mengurangi limbah material dan jejak karbon, sehingga pembangunan menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan.
Namun, perlu diingat bahwa selain pembangunan pusat data, jaringan listrik dan infrastruktur broadband juga harus dikembangkan. Jaringan listrik yang tua dan jarak antara sumber energi dengan pusat data menyebabkan kebutuhan untuk memperkuat jaringan transmisi dan membangun microgrid agar pasokan listrik efektif.
Untuk mengatasi hal ini, para pemimpin bisnis dan pembuat kebijakan didorong untuk mempercepat perizinan, mendukung investasi energi beragam, termasuk gas alam dan teknologi baru seperti reaktor modular kecil, serta memperluas jaringan fiber optik lewat kemitraan publik-swasta agar infrastruktur digital dan energi bisa mendukung masa depan AI yang berkelanjutan.
Analisis Ahli
Ronald Bisio
Investasi dalam teknologi digital dan kolaborasi strategis antar-pemangku kepentingan adalah langkah krusial untuk mempercepat pembangunan infrastruktur data center di era AI.International Energy Agency
Diversifikasi sumber energi, termasuk energi terbarukan dan SMR, sangat penting untuk memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat akibat perkembangan AI.

