Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bagaimana AI Mengubah Cara Kita Bangun dan Daya Pusat Data Masa Depan

Sains
Iklim dan Lingkungan
InterestingEngineering InterestingEngineering
08 Nov 2025
143 dibaca
2 menit
Bagaimana AI Mengubah Cara Kita Bangun dan Daya Pusat Data Masa Depan

Rangkuman 15 Detik

Kecerdasan buatan memicu permintaan energi yang besar, memerlukan inovasi dalam infrastruktur energi.
Mikrogrid dan sumber energi terbarukan adalah kunci untuk membangun data center yang berkelanjutan.
Kecepatan dan efisiensi dalam pembangunan infrastruktur energi dapat mempercepat transisi menuju energi bersih.
Permintaan listrik dari pusat data yang menjalankan teknologi kecerdasan buatan (AI) meningkat sangat pesat dan menjadi perhatian utama di industri energi. Saat ini, pusat data di Amerika Serikat menggunakan sekitar 55 gigawatt listrik, namun perkiraan menunjukkan angka ini bisa melonjak hingga 300 gigawatt pada 2030. Lonjakan ini terjadi di tengah kebutuhan listrik yang sudah meningkat dari kendaraan listrik dan elektrifikasi lainnya. Meski AI memicu peningkatan konsumsi energi, teknologi ini juga bisa menjadi solusi dengan membantu proses riset lokasi dan analisis proyek pengembangan energi yang rumit. Hal ini dapat mempercepat keberhasilan proyek dan mengurangi risiko kegagalan yang mahal sehingga pembangunan infrastruktur energi bisa lebih efisien. Untuk membuat data center yang berkelanjutan, standar terbaik adalah menggabungkan penggunaan tenaga surya dan baterai bersama lokasi pusat data itu sendiri, menggunakan bahan bakar fosil hanya sebagai cadangan. Penggunaan sistem pendingin tertutup dan pengelolaan air yang efisien juga membantu mengurangi dampak lingkungan yang mungkin timbul dari operasional pusat data. Permasalahan sambungan listrik ke jaringan utama yang lambat dan mahal mendorong munculnya solusi microgrid off-grid menggunakan tenaga surya dan baterai. Model ini memungkinkan pusat data berjalan secara mandiri tanpa harus menunggu sambungan jaringan utama, walaupun memerlukan pemahaman baru terkait jaminan waktu operasi dan pola pembiayaan. Baranko menilai bahwa mempercepat proses pembangunan dan mengurangi biaya tidak berlawanan dengan tujuan keberlanjutan, bahkan akan mempercepat transisi energi bersih. Infrastruktur energi yang didorong oleh permintaan AI bisa menjadi warisan penting yang mendukung berbagai sektor industri lainnya selama puluhan tahun ke depan.

Analisis Ahli

Daniel Kammen
Teknologi microgrid dan integrasi energi terbarukan akan menjadi kunci utama untuk mengatasi lonjakan kebutuhan energi dari pusat data AI sambil menjaga keberlanjutan sistem energi global.