Bahan Bakar Nuklir Tahan Kecelakaan Berhasil Jalani Dua Siklus di Reaktor AS
Sains
Fisika dan Kimia
14 Nov 2025
80 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Bahan bakar E-ATF merupakan inovasi penting dalam teknologi bahan bakar nuklir.
Pengujian dan evaluasi E-ATF dilakukan secara berkala untuk memastikan kinerjanya.
Kerja sama antara Framatome dan Constellation menunjukkan komitmen industri terhadap pengembangan energi yang lebih aman dan efisien.
Bahan bakar nuklir tahan kecelakaan (E-ATF) pertama yang lengkap telah menjalani dua siklus operasi masing-masing 24 bulan di reaktor air bertekanan (PWR) di pembangkit Calvert Cliffs, Maryland, Amerika Serikat. Bahan bakar ini dirancang khusus untuk meningkatkan keselamatan dan kinerja reaktor nuklir dengan menahan kondisi kecelakaan berat.
Disebut sebagai Lead Fuel Assembly (LFA), bahan bakar ini mengandung batang berlapis kromium dan pelet berkandungan kromia yang dapat mengurangi korosi dan produksi hidrogen pada kondisi suhu tinggi dalam reaktor. Pengujian dan inspeksi rutin dilakukan setelah tiap siklus untuk memastikan kondisi bahan bakar yang optimal.
Bahan bakar ini diproduksi oleh Framatome di fasilitas Richland, Washington, dan merupakan hasil dari kerja sama dengan operator pembangkit, Constellation, serta didukung oleh Departemen Energi Amerika Serikat (DOE). Setelah menyelesaikan tiga siklus, bahan bakar ini akan dianalisis lebih lanjut di laboratorium nasional untuk mendukung proses regulasi dan lisensi.
Penggunaan teknologi E-ATF ini diprediksi akan menjadi terobosan pertama dalam peningkatan bahan bakar nuklir komersial sejak era 1970-an, dengan potensi peningkatan efisiensi dan pengurangan risiko kecelakaan. Framatome juga mengadopsi teknologi ini dalam desain bahan bakar untuk reaktor boiling water yang sudah digunakan di beberapa pembangkit lain di AS.
Perusahaan seperti Framatome, GE Vernova, dan Westinghouse saat ini tengah menguji beberapa konsep bahan bakar nuklir di reaktor komersial untuk mengupayakan adopsi luas bahan bakar tahan kecelakaan pada 2030, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja dan ekonomi sektor energi nuklir nasional.
Analisis Ahli
Frank Goldner
Pengujian bahan bakar ini sangat penting dalam menyediakan data nyata dari kondisi operasional komersial yang akan membantu menetapkan standar keselamatan bahan bakar baru di masa depan.Lionel Gaiffe
Teknologi ini mencerminkan kemampuan inovasi kami dalam menghadirkan solusi bahan bakar yang aman dan ekonomis, dan potensinya untuk mengubah standar industri sangat besar.

