
Courtesy of NatureMagazine
Apakah Emisi Karbon Global Mulai Mencapai Puncak pada 2024-2030?
Memberikan gambaran terbaru tentang tren emisi karbon global, faktor utama di balik perubahan ini, dan proyeksi apakah emisi dapat mulai menurun, yang sangat penting untuk upaya mengatasi perubahan iklim.
12 Nov 2025, 07.00 WIB
34 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Emisi karbon global terus meningkat, terutama dari negara-negara berkembang.
- China berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan berinvestasi dalam energi bersih.
- COP30 menjadi platform penting untuk dialog dan tindakan terkait perubahan iklim global.
Belém, Brazil - Emisi karbon dari pembakaran bahan bakar fosil dan produksi semen diperkirakan akan meningkat sebesar 1,1% pada tahun ini menjadi 38,1 miliar ton CO2, menurut data dari Global Carbon Project. Kenaikan ini menunjukkan bahwa dunia masih terus bergantung pada energi fosil meskipun ada upaya untuk mengurangi dampak perubahan iklim.
Beberapa peneliti mengemukakan bahwa puncak emisi karbon global mungkin sudah dekat, bahkan untuk China sebagai salah satu penyumbang emisi terbesar yang diprediksi mulai mengalami penurunan emisi sejak tahun 2024. Penurunan ini sebagian besar didorong oleh perubahan ekonomi di Cina, termasuk melemahnya pasar properti yang mengurangi permintaan untuk bahan konstruksi seperti semen dan baja.
Secara global, emisi gas rumah kaca termasuk metana dan gas lainnya kini sekitar 10% lebih tinggi dibandingkan sepuluh tahun lalu ketika Perjanjian Paris disepakati. Negara maju sudah menurunkan emisi mereka selama dua dekade terakhir, tetapi negara-negara berkembang mengalami peningkatan emisi karena pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan energi mereka yang tinggi.
China memainkan peran besar dengan menyumbang hampir sepertiga dari emisi gas rumah kaca dunia. Namun, negara ini juga menjadi pemimpin dalam energi bersih, termasuk pengembangan kendaraan listrik serta energi angin dan surya, dan berkomitmen untuk menurunkan emisinya setidaknya 7% dari puncaknya pada 2035.
Jika tren ini berlanjut, puncak emisi karbon global kemungkinan akan tercapai sekitar tahun 2030 dengan penurunan yang berkelanjutan setelahnya. Namun, para ahli mengingatkan bahwa masih terlalu dini untuk mengatakan dunia telah sepenuhnya meninggalkan ketergantungan pada bahan bakar fosil dan lebih banyak tindakan diperlukan untuk mencapai target iklim yang disepakati.
Referensi:
[1] https://nature.com/articles/d41586-025-03618-z
[1] https://nature.com/articles/d41586-025-03618-z
Analisis Ahli
Bill Hare
"Emisi global kemungkinan akan mencapai titik balik sekitar 2030, namun saat ini terlihat tren yang mendatar yang menjadi tanda pengharapan."
Zhu Liu
"Peak emisi karbon China sudah terjadi, terutama dipengaruhi oleh krisis real-estate yang berdampak pada aktivitas energi-intensive seperti semen dan baja."
Analisis Kami
"Perlambatan pertumbuhan emisi di China menjadi sinyal penting bahwa transisi energi global mulai nyata, namun terlalu dini untuk menyatakan dunia sudah melewati puncak emisi. Diperlukan komitmen lebih kuat dari semua negara, terutama berkembang, agar target iklim Paris dapat tercapai dan pemanasan global dapat dibatasi."
Prediksi Kami
Emisi karbon global akan mencapai puncaknya sekitar tahun 2030, dengan kontribusi utama dari penurunan emisi di China, dan kemungkinan akan menurun setelah itu jika tren energi bersih terus berlanjut.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa yang diproyeksikan tentang emisi karbon global hingga akhir 2025?A
Emisi karbon global diproyeksikan meningkat sebesar 1,1% hingga akhir 2025.Q
Siapa yang menjadi penyumbang terbesar emisi gas rumah kaca saat ini?A
China menjadi penyumbang terbesar emisi gas rumah kaca saat ini, dengan hampir sepertiga dari total emisi dunia.Q
Apa yang diperkirakan akan terjadi pada emisi gas rumah kaca di China?A
Diperkirakan emisi gas rumah kaca di China telah mulai menurun dan diperkirakan akan turun 1,2% tahun ini.Q
Apa faktor utama yang menyebabkan penurunan emisi karbon di China?A
Faktor utama yang menyebabkan penurunan emisi karbon di China adalah kolaps pasar real estat yang mengurangi permintaan akan semen dan baja.Q
Apa pentingnya COP30 dalam konteks perubahan iklim?A
COP30 penting untuk membahas langkah-langkah global dalam mengatasi perubahan iklim dan memfokuskan perhatian pada pengurangan emisi.


