Startup AI Mercor Batal Proyek dan Turunkan Upah Kontraktor Usai Jadi Miliarder
Teknologi
Kecerdasan Buatan
13 Nov 2025
258 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Mercor mengalami perubahan drastis setelah mendapatkan pendanaan besar, tetapi menimbulkan ketidakpuasan di kalangan kontraktornya.
Proyek baru yang ditawarkan kepada kontraktor justru menurunkan gaji, meskipun janji stabilitas kerja lebih tinggi.
Kondisi kerja di industri AI, termasuk proyek labeling data, bisa sangat fluktuatif dan tidak pasti bagi para pekerja.
Mercor, sebuah startup AI di San Francisco, baru saja meraih pendanaan besar sebesar 350 juta dolar AS yang menaikkan valuasi perusahaannya menjadi 10 miliar dolar AS. Pendanaan ini menjadikan ketiga pendiri Mercor, yang masih berusia 22 tahun, sebagai miliarder termuda dunia. Namun, situasi di dalam perusahaan justru berbalik setelah pembatalan proyek besar bernama Musen yang melibatkan lebih dari 5.000 kontraktor.
Proyek Musen fokus pada peninjauan video dan audio dari platform Reels milik Meta, guna melatih AI untuk mengenali orang dan produk dalam video pendek. Para kontraktor sudah bekerja berbulan-bulan dan dijanjikan proyek berjalan hingga Desember. Namun secara mendadak mereka dikeluarkan dari Slack perusahaan dan diberitahu pembatalan proyek melalui email, sebuah keputusan yang mengejutkan banyak dari mereka.
Mercor semula membayar kontraktor sebesar 21 dolar per jam tapi pernah memotong jam kerja tanpa pemberitahuan yang jelas. Setelah pembatalan proyek, perusahaan menawarkan pekerjaan baru dengan tarif hanya 16 dolar per jam, yang lebih rendah dari upah minimum di beberapa negara bagian AS. Kontraktor merasa tidak dihargai karena permintaan bekerja lebih banyak namun dibayar lebih sedikit.
Meskipun Mercor berjanji pekerjaan baru ini akan lebih stabil dalam hal tugas dan jam kerja, para kontraktor menilai cara perusahaan memperlakukan mereka sangat tidak adil. Dampak pembatalan dan penurunan upah ini sangat berat bagi banyak dari mereka, terutama yang bergantung pada pekerjaan ini sebagai penghasilan utama. Protes dan diskusi di Reddit serta media sosial lainnya menjadi tempat berkumpulnya para pekerja terdampak.
Kasus Mercor ini mencerminkan tantangan besar di industri AI dan data labeling yang sedang berkembang pesat di tengah investasi besar dari perusahaan-perusahaan teknologi besar seperti Meta. Ketegangan antara valuasi besar startup dan kondisi kerja pekerja dikritik sebagai masalah serius yang perlu diselesaikan untuk mendukung perkembangan AI yang berkelanjutan dan etis.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Pengelolaan tenaga kerja yang adil dan transparan adalah kunci dalam pengembangan AI; pemotongan upah yang tiba-tiba bisa menghambat inovasi dan moral tim.Fei-Fei Li
Keberlanjutan proyek AI bergantung pada dukungan stabil dari manusia yang berperan dalam pelabelan data; perlakuan buruk pada kontraktor akan menjadi kendala besar bagi kemajuan teknologi.