Fenomena Aurora Borealis Terlihat Lebih Selatan di Amerika Utara, Ada Prediksi Berikutnya
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
12 Nov 2025
225 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Aurora terlihat sangat luas di Amerika Utara, termasuk negara bagian selatan.
Kondisi G4 menunjukkan potensi tinggi untuk melihat aurora di malam hari.
Webcam aurora dapat membantu pengamat untuk melihat apa yang mungkin terjadi di langit.
Aurora borealis atau cahaya utara adalah fenomena alam yang terjadi ketika partikel bermuatan dari matahari berinteraksi dengan medan magnet Bumi. Fenomena ini biasanya terlihat di wilayah kutub, tapi kali ini menyebar hingga wilayah lebih selatan seperti Texas dan Florida utara.
Pada 11 November, langit Amerika Utara dihiasi dengan cahaya merah dan hijau dari aurora. Menurut data yang dirilis oleh NOAA, keadaan geomagnetik sangat aktif dengan indeks Kp mencapai 8 dari skala 0 sampai 9, menandakan badai matahari yang cukup besar.
Kondisi geomagnetik ini terus diprediksi akan bertahan hingga 12 November dengan kondisi G4 antara pukul 15:00 hingga 21:00 UTC. Namun karena ketidakpastian waktu, aurora kemungkinan muncul setiap malam setelah gelap di berbagai wilayah di Amerika Utara.
Masyarakat diminta untuk memanfaatkan kamera aurora atau webcam aurora yang tersedia secara online untuk memantau fenomena ini secara real-time. Ini membantu para pengamat dan pecinta langit untuk mengetahui waktu terbaik melihat aurora.
Fenomena aurora yang meluas ini tidak hanya menjadi tontonan menakjubkan tetapi juga mengingatkan kita akan hubungan kuat antara aktivitas matahari dan kondisi geomagnetik Bumi yang dapat mempengaruhi teknologi dan sistem di bumi.
Analisis Ahli
Dr. Maria Gonzalez, Astrofisikawan
Peningkatan aktivitas geomagnetik yang menyebabkan aurora di wilayah lebih selatan dari biasanya menunjukkan adanya badai matahari yang kuat dan kontinu. Ini adalah kesempatan unik untuk studi lebih dalam tentang interaksi medan magnet Bumi dengan partikel berenergi tinggi.

