Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Penemuan Mineral Langka di Tanaman Buka Jalan Phytomining Ramah Lingkungan

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (5mo ago) climate-and-environment (5mo ago)
12 Nov 2025
18 dibaca
2 menit
Penemuan Mineral Langka di Tanaman Buka Jalan Phytomining Ramah Lingkungan

Rangkuman 15 Detik

Penemuan mineral monazit dalam tanaman dapat mengubah cara kita mengekstrak elemen tanah jarang.
Phytomining menawarkan solusi ramah lingkungan untuk mengurangi ketergantungan pada penambangan konvensional.
Penelitian ini menunjukkan potensi besar untuk penggunaan berkelanjutan sumber daya mineral melalui metode biologis.
Para ilmuwan dari Cina telah menemukan mineral langka yang mengandung elemen tanah jarang secara alami dalam tanaman Blechnum orientale, sebuah pakis hijau yang biasa ditemukan di lingkungan sekitar. Penelitian ini merupakan yang pertama di dunia yang membuktikan mineral bernama monasit dapat terbentuk di jaringan tanaman hidup. Monasit biasanya terbentuk secara geologis dengan tekanan dan suhu tinggi, tetapi dalam penelitian ini mineral tersebut terbentuk pada kondisi normal di permukaan bumi, yang sebelumnya tidak diketahui. Mineral ini mengandung elemen penting seperti cerium, lanthanum, dan neodymium yang sangat dibutuhkan untuk berbagai teknologi modern seperti laser dan pelapis tahan korosi. Penemuan ini membuka kemungkinan baru untuk ekstraksi elemen tanah jarang menggunakan metode phytomining. Phytomining adalah cara hijau memanfaatkan tanaman yang mampu menyerap logam berat dalam jumlah besar dari tanah dan kemudian logam itu dapat dipanen dari tanaman tersebut untuk kebutuhan industri. Mineral monasit ditemukan terbentuk di jaringan ekstraseluler tanaman, yang diyakini merupakan mekanisme detox untuk mencegah masuknya elemen non-nutrisi ke dalam sel tanaman. Proses ini disebut sebagai ‘proses nonekuilibrium yang mengorganisasi diri’ dan meniru fenomena seperti taman kimia yang besar, sebuah konsep dalam kimia dan biologi. Studi ini memberikan perspektif baru dalam penggunaan berkelanjutan sumber daya REE dan menghadirkan model ekonomi sirkular hijau yang sekaligus dapat melakukan remediasi lahan tercemar dan mendaur ulang logam penting ini secara bersama-sama.

Analisis Ahli

Dr. Li Wei (Ahli Geokimia, Guangzhou Institute of Geochemistry)
Penemuan ini membuka paradigma baru dalam biogeokimia yang memungkinkan pemanfaatan tanaman sebagai pabrik mineral langka dengan risiko lingkungan minimal.
Prof. Sarah Johnson (Ahli Lingkungan, Virginia Tech)
Metode phytomining berpotensi mengurangi jejak karbon industri pertambangan dan menghadirkan solusi berkelanjutan untuk pasokan bahan baku teknologi modern.