
Courtesy of Forbes
Harapan Baru untuk Penderita Epilepsi: Kontrol Kejang Bisa Dicapai Meski Obat Pertama Gagal
Memberikan harapan dan pemahaman kepada pasien epilepsi baru bahwa kontrol kejang yang efektif mungkin dicapai meskipun obat pertama gagal, serta menekankan pentingnya pendekatan pengobatan yang personal dan monitoring rutin.
10 Nov 2025, 18.00 WIB
271 dibaca
Share
Ikhtisar 15 Detik
- Kebebasan dari kejang dapat dicapai oleh sebagian besar pasien dengan ketekunan dan waktu.
- Pentingnya pengawasan yang konsisten oleh seorang neurologis untuk menyesuaikan pengobatan sesuai kebutuhan pasien.
- Kesehatan mental dan dukungan komunitas dapat meningkatkan kualitas hidup pasien epilepsi.
Amerika Serikat, Australia, dan Eropa - Epilepsi adalah kondisi yang dialami oleh banyak orang, dan seringkali sulit bagi pasien untuk menemukan pengobatan yang tepat. Pengobatan pertama bisa gagal, membuat banyak penderita merasa frustasi dan seperti objek uji. Namun, studi besar yang dilakukan di berbagai pusat epilepsi di Amerika Serikat, Australia, dan Eropa memberikan kabar baik: banyak pasien akhirnya berhasil mengendalikan kejang mereka.
Studi ini mengikuti hampir 450 orang yang baru didiagnosis dengan epilepsi fokal, jenis epilepsi paling umum. Hasilnya menunjukkan hanya sekitar satu dari empat pasien yang bebas kejang setelah pengobatan pertama, namun lebih dari setengah pasien akhirnya mendapatkan kontrol jangka panjang dengan obat yang disesuaikan. Proses ini biasanya memakan waktu 12 bulan atau lebih.
Obat levetiracetam sering digunakan sebagai pengobatan awal karena alasan toleransi dan fleksibilitas, tapi hanya sekitar 25% pasien yang berhasil bebas kejang dengannya. Karena itu, dokter disarankan untuk melakukan pemantauan ketat dan fleksibel dalam menyesuaikan pengobatan, agar tidak membuang waktu berharga bagi pasien yang obatnya kurang efektif.
Faktor psikologis seperti kecemasan dan depresi juga mempengaruhi kesuksesan pengobatan, sehingga penting bagi pasien untuk mendapat dukungan mental dan sosial selain pengobatan medis. Studi ini juga menyoroti pentingnya kunjungan rutin ke dokter spesialis epilepsi agar penanganan lebih personal dan menyeluruh.
Teknologi digital seperti catatan kejang elektronik dan perkembangan AI menjadi alat penting untuk masa depan. Mereka memungkinkan dokter membuat keputusan berdasarkan data real time dan memprediksi kemungkinan resistensi obat, sehingga perawatan bisa lebih tepat sasaran dan meningkatkan kualitas hidup penderita epilepsi di seluruh dunia.
Referensi:
[1] https://www.forbes.com/sites/milletienne/2025/11/10/new-study-offers-hope-for-people-living-with-seizures/
[1] https://www.forbes.com/sites/milletienne/2025/11/10/new-study-offers-hope-for-people-living-with-seizures/
Analisis Ahli
Dr. Jacqueline French
"Perubahan strategi pengobatan awal perlu dipertimbangkan mengingat efektivitas terbatas levetiracetam bagi sebagian pasien."
Dr. Manisha Holmes
"Proses menemukan pengobatan yang tepat adalah normal dan perlu kesabaran serta kerjasama erat dengan spesialis."
Dr. Sarah Barnard
"Kondisi psikologis berperan penting dalam pengendalian kejang sehingga harus dimasukkan ke dalam perawatan terpadu."
Analisis Kami
"Studi ini sangat penting untuk mengubah paradigma penanganan epilepsi dari trial-and-error menjadi proses yang lebih sistematis dan terstruktur. Pendekatan holistik yang menggabungkan pengelolaan kesehatan mental dan pemantauan ketat akan sangat memperbaiki kualitas hidup penderita epilepsi."
Prediksi Kami
Kemajuan dalam teknologi seperti AI dan perangkat wearable akan memungkinkan pendekatan yang lebih personal dan prediktif dalam pengobatan epilepsi, sekaligus menuntut upaya untuk menjamin kesetaraan akses demi mencegah kesenjangan dalam perawatan.
Pertanyaan Terkait
Q
Apa harapan yang diberikan oleh penelitian baru tentang epilepsi bagi pasien baru?A
Penelitian baru ini menunjukkan bahwa banyak pasien baru yang didiagnosis dengan epilepsi dapat mencapai kontrol kejang yang berarti meskipun medikasi pertama mereka tidak berhasil.Q
Berapa persentase pasien yang mencapai kebebasan dari kejang setelah penggunaan medikasi pertama?A
Sekitar 25 persen pasien mencapai kebebasan dari kejang pada medikasi pertama mereka, tetapi lebih dari setengahnya akhirnya mencapai kontrol kejang.Q
Mengapa penting untuk melakukan penyesuaian awal terhadap pengobatan epilepsi?A
Penyesuaian awal terhadap pengobatan sangat penting karena medikasi pertama mungkin tidak memberikan hasil yang diinginkan, dan menunggu terlalu lama untuk melakukan penyesuaian dapat kehilangan waktu yang berharga.Q
Apa peran kesehatan mental dalam pengendalian kejang pada pasien epilepsi?A
Kesehatan mental berperan penting dalam pengendalian kejang, di mana pasien dengan kondisi kesehatan mental seperti kecemasan atau depresi memiliki risiko lebih tinggi untuk tidak mengendalikan kejang.Q
Bagaimana teknologi dapat membantu dalam perawatan epilepsi di masa depan?A
Teknologi seperti analitik data dan perangkat wearable dapat membantu dalam memprediksi resistensi obat dan membimbing keputusan terapi secara real-time.



