Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Starlink Dan Veon Sepakat Luncurkan Layanan Internet Satelit Untuk 150 Juta Konsumen

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
News Publisher
07 Nov 2025
1177 dibaca
2 menit
Starlink Dan Veon Sepakat Luncurkan Layanan Internet Satelit Untuk 150 Juta Konsumen

TLDR

Starlink telah menjalin kerja sama besar dengan Veon untuk layanan internet satelit langsung ke HP.
Layanan direct-to-cell Starlink masih terbatas di Indonesia karena regulasi pemerintah.
Veon berencana untuk mengintegrasikan layanan Starlink ke dalam jaringannya di beberapa negara.
Starlink, anak perusahaan SpaceX milik Elon Musk, telah menandatangani kesepakatan besar dengan Veon untuk menggelar layanan internet satelit langsung ke ponsel atau direct-to-cell. Kesepakatan ini memungkinkan Starlink menjangkau lebih dari 150 juta konsumen, terutama melalui operator telekomunikasi seperti Beeline di Kazakhstan dan Kyivstar di Ukraina.Starlink pertama kali meluncurkan fitur direct-to-cell pada Agustus 2022, dan awalnya fitur ini membuat sejumlah operator telekomunikasi waswas karena dikhawatirkan akan mengurangi peran mereka. Namun, seiring waktu, Starlink mulai menggandeng mitra telekomunikasi global agar layanan ini bisa lebih mudah diterima dan digabungkan dengan jaringan mereka.Di beberapa negara seperti Indonesia, pemerintah masih membatasi penggunaan layanan Starlink agar tidak beroperasi sebagai operator seluler, tetapi hanya sebagai ISP dan Jaringan Tetap Lokal VSAT. Meskipun begitu, Starlink telah berkembang pesat secara global dengan lebih dari 7 juta pengguna dan ribuan satelit yang mendukung layanan mereka.Veon juga sedang berdiskusi dengan beberapa pesaing Starlink seperti Project Kuiper milik Amazon dan AST SpaceMobile. Para pesaing ini juga berencana meluncurkan layanan serupa pada tahun 2026 dan 2027, menunjukkan semakin ketatnya persaingan di industri internet satelit direct-to-cell.Dengan kesepakatan ini, Starlink dan Veon berharap dapat mempercepat ketersediaan layanan internet cepat di berbagai wilayah, terutama di negara-negara dengan jaringan telekomunikasi yang masih berkembang. Hal ini juga membuka peluang besar bagi ekspansi layanan internet satelit secara global di masa depan.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.