Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

SpaceX Perluas Jaringan Starlink: Internet Satelit Langsung ke Ponsel Makin Dekat

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (6mo ago) astronomy-and-space-exploration (6mo ago)
09 Sep 2025
100 dibaca
2 menit
SpaceX Perluas Jaringan Starlink: Internet Satelit Langsung ke Ponsel Makin Dekat

Rangkuman 15 Detik

Kemitraan antara SpaceX dan EchoStar akan memperluas akses layanan Starlink ke lebih banyak pelanggan.
Layanan Direct-to-Cell memungkinkan konektivitas internet yang lebih baik di daerah tanpa jaringan seluler.
Starlink belum dapat diakses di Indonesia karena keterbatasan izin yang dimiliki.
SpaceX telah mengambil langkah besar dengan membeli lisensi spektrum nirkabel dari EchoStar senilai 17 miliar dolar AS untuk memperluas layanan internet satelit Starlink. Dengan lisensi ini, SpaceX dapat menghubungkan jaringan satelit langsung ke ponsel sehingga memudahkan akses internet di berbagai lokasi tanpa harus bergantung pada menara seluler konvensional. Kerja sama ini juga membuka peluang bagi pelanggan Boost Mobile EchoStar untuk memakai layanan Starlink langsung di ponsel mereka. Teknologi baru ini menggunakan laser pada satelit yang memungkinkan kapasitas jaringan seluler meningkat hingga lebih dari 100 kali lipat, menjawab kebutuhan internet cepat di daerah-daerah yang selama ini sulit dijangkau. Presiden dan COO SpaceX, Gwynne Shotwell, menyatakan bahwa lewat spektrum eksklusif yang dimiliki, mereka akan menghadirkan generasi baru layanan Direct-to-Cell. Hal ini berpotensi menutup zona blank spot yang selama ini tidak terjangkau sinyal ponsel di seluruh dunia, memberikan jangkauan lebih luas dan kinerja internet yang lebih baik. Walaupun layanan Direct-to-Cell sudah resmi diluncurkan secara global dan bekerja sama dengan delapan operator besar seperti T-Mobile (AS), Optus (Australia), dan lainnya, Indonesia belum bisa menikmati layanan ini. Starlink belum memperoleh izin resmi untuk layanan Direct-to-Cell di Indonesia dan hanya mendapatkan izin terbatas sebagai ISP dan Jartup Vsat. Ke depan, teknologi internet satelit yang bisa langsung terhubung ke ponsel ini berpotensi menjadi solusi akses internet di area terpencil, tapi perkembangan perizinan di tiap negara, termasuk Indonesia, menjadi faktor penentu keberhasilan layanan ini bisa benar-benar digunakan secara luas.

Analisis Ahli

Dr. Andi Wijaya (Pakarnya Telekomunikasi Satelit Indonesia)
Teknologi satelit yang dapat menghubungkan langsung ke ponsel adalah terobosan besar yang memungkinkan konektivitas di daerah terpencil. Namun, keberhasilan implementasi tergantung pada harmonisasi regulasi nasional agar tidak terjadi tumpang tindih spektrum dan gangguan layanan.