Jepang Luncurkan Stablecoin Yen Pertama untuk Dorong Pembayaran Digital
Finansial
Mata Uang Kripto
27 Okt 2025
82 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Jepang meluncurkan stablecoin yen pertama di dunia untuk meningkatkan penggunaan blockchain dalam keuangan sehari-hari.
Stabilitas mata uang dijamin oleh simpanan bank domestik dan obligasi pemerintah Jepang.
Peluang untuk diversifikasi likuiditas di Asia dan mengurangi ketergantungan pada token berbasis dolar.
Jepang akan memperkenalkan stablecoin pertama yang nilainya dipatok pada yen mulai hari Senin. Stablecoin ini merupakan langkah kecil namun penting untuk menarik teknologi blockchain ke dunia pembayaran sehari-hari, yang selama ini masih didominasi oleh uang tunai dan kartu.
Perusahaan startup Tokyo, JPYC, mengumumkan akan menerbitkan stablecoin yen yang sepenuhnya didukung oleh simpanan bank domestik dan obligasi pemerintah Jepang. Untuk menarik pengguna baru, JPYC akan menggratiskan biaya transaksi pada peluncuran awal dan mendapatkan penghasilan dari bunga obligasi yang mereka pegang.
Pemerintah Jepang telah mempersiapkan regulasi sejak 2023 untuk mengizinkan penerbitan stablecoin dengan pengawasan domestik yang ketat. Selain itu, tiga bank besar Jepang juga tengah mengembangkan stablecoin yen dan dolar yang bisa mempercepat adopsi aset digital di negara tersebut.
Data pemerintah menunjukkan peningkatan signifikan dalam penggunaan pembayaran non-tunai di Jepang, dari 13,2% pada 2010 menjadi 42,8% pada 2024. Sementara itu, regulator juga sedang mempertimbangkan aturan agar bank bisa mengelola aset digital seperti Bitcoin secara resmi, dengan pendekatan yang seimbang untuk risiko dan stabilitas.
Dengan rival regional seperti Korea Selatan dan Hong Kong yang juga mengembangkan stablecoin lokal, peluncuran stablecoin yen JPYC menjadi tanda bahwa Jepang siap membawa teknologi digital ke keuangan mainstream, menawarkan kemudahan transaksi dan pengurangan ketergantungan pada stablecoin dolar.
Analisis Ahli
Nobuyuki Idei
Peluncuran stablecoin yen menunjukkan kemajuan penting dalam mengintegrasikan teknologi blockchain dengan sistem keuangan tradisional Jepang, yang akan membuka peluang besar bagi efisiensi pembayaran dan pengelolaan dana secara digital.Haruhiko Kuroda
Pengembangan aset digital seperti stablecoin harus dikawal ketat dengan regulasi yang matang untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan melindungi konsumen dari risiko yang tidak perlu.