JPYC Luncurkan Stablecoin Yen Pertama yang Didukung Lembaga Resmi Jepang
Finansial
Mata Uang Kripto
28 Okt 2025
246 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
JPYC adalah stablecoin yen-pegged pertama yang diatur secara domestik di Jepang.
Bank-bank besar Jepang sedang bersiap untuk memasuki pasar stablecoin, yang dapat mempercepat adopsi di negara tersebut.
Sektor stablecoin diperkirakan akan tumbuh secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan, meskipun yen-pegged stablecoin menghadapi tantangan.
Perusahaan startup JPYC di Tokyo meluncurkan stablecoin yang nilainya dipatok pada yen Jepang dan didukung sepenuhnya oleh deposito yen dan obligasi pemerintah Jepang. Stablecoin ini bertujuan menghubungkan sistem perbankan tradisional dengan teknologi pembayaran blockchain dengan biaya transaksi yang rendah.
Peluncuran JPYC adalah yang pertama di Jepang yang tunduk pada regulasi domestik tentang uang digital, yang bertujuan melindungi investor serta menjaga transparansi. Hal ini berbeda dengan stablecoin yen sebelumnya seperti GYEN yang tunduk pada peraturan Amerika Serikat.
Saat ini, sekitar 99,6% pasar stablecoin dunia didominasi oleh token yang dipatok pada dolar Amerika, dan stablecoin yen hanya menguasai 0,2%. Namun JPYC menargetkan penerbitan hingga ¥10 triliun atau setara 66 miliar dolar dalam tiga tahun ke depan.
Untuk menarik pengguna, JPYC tidak membebankan biaya transaksi pada saat peluncuran dan mengandalkan pendapatan dari bunga obligasi pemerintah yang mereka miliki. Sementara itu, tiga bank besar Jepang juga tengah menyiapkan stablecoin mereka sendiri yang dapat meningkatkan adopsi stablecoin yen.
Beberapa ahli memprediksi bahwa adopsi stablecoin yen dapat meningkat cukup lambat tanpa dukungan dari institusi besar. Namun jika bank-bank besar tersebut masuk dan mendukungnya, maka kecepatan adaptasi bisa meningkat dalam waktu 2 hingga 3 tahun.
Analisis Ahli
Tomoyuki Shimoda
Pace adopsi stablecoin yen masih lambat kecuali megabank Jepang ikut berperan, dan proses ini bisa memakan waktu 2-3 tahun.