Amerika Serikat Siapkan ‘Golden Fleet’ Kapal Perang Baru Hadapi China
Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
27 Okt 2025
13 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Rencana 'Armada Emas' mencerminkan kebutuhan AS untuk modernisasi armada menghadapi Tiongkok.
Proyek ini juga menggabungkan aspek estetika dan branding yang diinginkan oleh Donald Trump.
Kapal-kapal baru direncanakan akan dilengkapi dengan teknologi canggih seperti misil hipersonik.
Amerika Serikat dan Angkatan Lautnya sedang mempertimbangkan pembuatan kelas baru kapal perang yang disebut "Golden Fleet." Kapal-kapal ini dirancang untuk menghadapi pertumbuhan kekuatan angkatan laut China yang sangat cepat, dengan ukuran lebih besar dan senjata misil canggih. Konsep ini juga ingin memasukkan unsur estetika seperti yang disukai Presiden Donald Trump.
Kapal dalam Golden Fleet direncanakan memiliki bobot antara 15.000 sampai 20.000 ton, jauh lebih besar dari kapal perusak yang biasa dipakai dan mendekati ukuran kapal penjelajah. Kapal ini juga akan membawa misil jarak jauh dan hipersonik serta dilengkapi teknologi sensor dan sistem tempur modular modern.
Selain kapal utama yang besar, rencana ini juga mencakup kapal pendukung yang lebih kecil seperti korvet dan kapal tidak berawak untuk membantu operasi agiler dan tersebar. Pendekatan ini berbeda dari model tradisional AS yang mengandalkan kapal induk besar sebagai pusat kekuatan.
Namun, pembangunan Golden Fleet menghadapi berbagai kendala, termasuk keterbatasan industri kapal di AS yang sudah penuh memproduksi kapal selam dan kapal induk baru. Teknologi misil hipersonik juga masih belum siap sepenuhnya untuk produksi massal, sehingga proyek ini masih memerlukan banyak pengembangan.
Diperkirakan, pendanaan untuk studi dan pengembangan Golden Fleet akan dimulai sekitar tahun fiskal 2027, dengan kemungkinan pembangunan kapal prototipe pada akhir 2020-an atau awal 2030-an. Kerjasama dengan sekutu internasional juga mungkin untuk varian kapal kecil-nya.
Analisis Ahli
Bryan Clark
Golden Fleet akan membawa revolusi dengan kapal-kapal yang mampu membawa rudal jarak jauh dan mendukung taktik peperangan terdistribusi, menggantikan model kapal induk tradisional.

