Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Newell Brands: Kesempatan Investasi Menjanjikan di Tengah Penurunan Saham

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (4mo ago) investment-and-capital-markets (4mo ago)
26 Okt 2025
104 dibaca
1 menit
Newell Brands: Kesempatan Investasi Menjanjikan di Tengah Penurunan Saham

Rangkuman 15 Detik

Newell Brands dianggap undervalued dengan potensi pertumbuhan yang signifikan.
Model DCF menunjukkan bahwa saham Newell Brands bisa jauh lebih tinggi dari harga pasar saat ini.
Inisiatif strategis yang dilakukan perusahaan dapat menjadi titik balik untuk meningkatkan kepercayaan investor.
Newell Brands mengalami penurunan harga saham yang signifikan selama beberapa tahun terakhir, menyebabkan investor merasa penasaran sekaligus berhati-hati. Baru-baru ini, sahamnya mengalami kenaikan kecil, memberi sinyal ada harapan akan kebangkitan perusahaan. Perusahaan saat ini tengah menjalankan restrukturisasi besar-besaran, seperti pemangkasan biaya dan pengalihan fokus pada merek-merek inti. Upaya ini dimaksudkan untuk memperbaiki kinerja dan meningkatkan prospek pertumbuhan di masa depan. Analisis menggunakan model Discounted Cash Flow (DCF) memperkirakan nilai intrinsik saham Newell Brands jauh lebih tinggi dibandingkan harga pasar saat ini, yang berarti saham tersebut undervalued sekitar 73,9%. Selain DCF, metrik seperti Price-to-Sales juga menunjukkan saham Newell Brands undervalued bila dibandingkan dengan rata-rata industri dan peer. Pendekatan holistik oleh Simply Wall St mendukung kesimpulan tersebut dengan memberikan angka Fair Ratio 0,73x yang lebih tinggi ketimbang P/S saat ini 0,28x. Simply Wall St juga menawarkan metode baru bernama 'Narrative' yang memungkinkan investor membuat perkiraan valuasi berdasarkan asumsi pribadi tentang pertumbuhan dan margin perusahaan. Dengan cara ini, investor bisa lebih fleksibel memutuskan strategi investasi berdasarkan informasi terbaru.

Analisis Ahli

Aswath Damodaran
DCF menunjukkan potensi nilai intrinsik yang besar di balik volatilitas pasar saat ini, namun risiko eksekusi tetap tinggi.
Warren Buffett
Berinvestasi pada perusahaan yang undervalued dengan manajemen yang mampu mereformasi bisnis adalah strategi jangka panjang yang cerdas.