Apakah Saham Primo Brands Undervalued? Analisis Lengkap dan Rekomendasi
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
20 Okt 2025
263 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Primo Brands menunjukkan potensi pertumbuhan jangka panjang meskipun mengalami penurunan harga saham baru-baru ini.
Analisis DCF menunjukkan bahwa saham ini sangat undervalued dengan diskon yang signifikan.
Valuasi menggunakan P/S rasio menunjukkan bahwa harga saham saat ini sejalan dengan prospek fundamental perusahaan.
Saham Primo Brands menarik perhatian karena variasi harga yang signifikan dalam jangka pendek, dengan penurunan hingga 28,7% tahun ini meskipun mengalami kenaikan besar selama beberapa tahun terakhir. Hal ini membuat banyak investor bertanya-tanya apakah saham ini masih layak dipegang atau bahkan dibeli.
Analisis valuasi menggunakan metode Discounted Cash Flow (DCF) memperlihatkan bahwa Primo Brands tampak undervalued sekitar 73,3% berdasarkan proyeksi arus kas masa depan yang kuat dan konsisten, yang menunjukkan potensi besar untuk pertumbuhan nilai saham di masa depan.
Namun, ketika melihat rasio Price-to-Sales (P/S), saham ini tampak dihargai secara wajar oleh pasar karena P/S saat ini 1,37x hampir seimbang dengan nilai wajarnya yaitu 1,23x berdasarkan faktor risiko dan pertumbuhan yang diperhitungkan.
Narratives menjadi alat yang berguna untuk investor agar dapat menyesuaikan estimasi nilai wajar saham dengan keyakinan pribadi dan pandangan tentang masa depan perusahaan. Hal ini membantu investor membuat keputusan yang lebih tepat dan mengikuti perubahan berita atau hasil keuangan perusahaan.
Secara keseluruhan, walaupun terdapat potensi undervaluasi, risiko pasar dan ekonomi tetap harus diperhatikan. Investasi pada saham Primo Brands cocok bagi yang siap menghadapi volatilitas dan percaya pada prospek pertumbuhan jangka panjang perusahaan.
Analisis Ahli
Aswath Damodaran
DCF merupakan alat penting untuk menilai nilai intrinsik perusahaan, dan undervaluasi sebesar 73,3% bisa menandakan peluang investasi yang baik jika asumsi pertumbuhan dapat tercapai.Warren Buffett
Berinvestasi pada perusahaan yang memiliki arus kas kuat dan prospek pertumbuhan jangka panjang adalah strategi yang bijaksana, namun penting juga untuk memahami risiko pasar dan diversifikasi.