TLDR
China berupaya meningkatkan kemandirian teknologi untuk mengurangi ketergantungan pada AS. Pemerintah China berkomitmen untuk memperkuat konsumsi domestik dan investasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Tantangan dalam mencapai pertumbuhan yang diinginkan termasuk pengeluaran rumah tangga yang rendah dan dampak dari tarif perdagangan. Konflik antara China dan Amerika Serikat semakin memanas dengan berbagai pembatasan yang diberlakukan oleh kedua negara. AS membatasi ekspor teknologi chip ke China dan memberlakukan tarif tinggi terhadap barang impor China, sedangkan China membalas dengan membatasi akses logam tanah jarang yang penting untuk teknologi militer. Situasi ini menyebabkan China terdorong untuk mengurangi ketergantungannya terhadap negara lain, khususnya AS.Pemerintahan Xi Jinping berencana dalam 5 tahun ke depan untuk memperkuat pasar domestik dan kemandirian teknologi. Fokus utama adalah pada bidang-bidang teknologi maju seperti chip dan kecerdasan buatan (AI), serta membangun sistem industri modern yang inovatif. Rencana ini juga bertujuan untuk mengatasi tekanan ekspor dan masalah demografis yang sedang dihadapi China.Rencana 5 tahun ini juga menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil dengan pertumbuhan tahunan rata-rata antara 4,5% sampai 4,8% untuk periode 2026-2030. Para ekonom menekankan pentingnya meningkatkan konsumsi domestik yang saat ini masih lemah, dengan upaya memperbaiki sistem kesejahteraan sosial agar masyarakat terdorong untuk mengeluarkan lebih banyak konsumsi.Konsumsi domestik China baru sekitar 40% dari Produk Domestik Bruto (PDB), angka ini tidak banyak berubah sejak sebelum pandemi COVID-19. Reformasi kesejahteraan sosial yang diusulkan para ahli dipandang dapat mengurangi tabungan berlebih sebesar 30 triliun yuan dan meningkatkan konsumsi swasta, sehingga membantu pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan dan seimbang.Rencana ini akan dibahas lebih mendalam pada pertemuan legislatif tahunan Maret 2026, di mana komitmen fiskal dan dukungan kebijakan makro akan menjadi fokus utama. Jika realisasi kebijakan berjalan baik, maka China bisa mencapai transformasi ekonomi yang lebih mandiri dan stabil di tengah ketidakpastian geopolitik global.