China Tetapkan Target Pertumbuhan 5% di 2025 untuk Atasi Perang Dagang dan Deflasi
Bisnis
Ekonomi Makro
05 Mar 2025
228 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Tiongkok menetapkan target pertumbuhan ekonomi yang ambisius di tengah tantangan global.
Defisit fiskal yang tinggi menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendukung pertumbuhan.
Kebijakan stimulus diperlukan untuk menjaga stabilitas sosial dan menciptakan lapangan kerja.
China menetapkan target pertumbuhan ekonomi sekitar 5% untuk tahun 2025, sesuai dengan laporan kerja tahunan pemerintah yang dilihat oleh Bloomberg. Ini adalah tahun ketiga berturut-turut China mempertahankan target ini, meskipun tantangan besar seperti perang dagang dengan AS dan masalah deflasi yang berkepanjangan. Untuk mencapai target ini, pemerintah diharapkan akan meluncurkan lebih banyak stimulus ekonomi, termasuk peningkatan pengeluaran publik untuk mendorong konsumsi yang lemah.
Pentingnya menjaga pertumbuhan ekonomi yang stabil adalah untuk menjaga stabilitas sosial, karena setiap satu persen pertumbuhan dapat menciptakan sekitar 2,5 juta lapangan kerja. Namun, banyak ekonom memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi China hanya akan mencapai 4,5% pada tahun 2025, yang menunjukkan tantangan besar untuk memenuhi target resmi tersebut. Pemerintah juga menurunkan target inflasi konsumen menjadi sekitar 2%, yang merupakan yang terendah sejak 2003, sebagai pengakuan terhadap tekanan deflasi yang ada.
Analisis Ahli
Raymond Yeung
Target 5% menunjukkan komitmen untuk mendukung pertumbuhan meskipun ada ketidakpastian eksternal dan ketegangan dagang.Zhu Baoliang
Pertumbuhan 5% diperlukan untuk memasok sekitar 12 juta lapangan kerja baru dan menjaga stabilitas sosial.Vey-Sern Ling
Kesediaan pemerintah mendukung ekonomi melalui defisit fiskal yang besar seharusnya memberikan kepercayaan untuk pasar.Wee Khoon Chong
Implementasi fiskal yang efektif dan kemudahan kredit akan menjadi kunci stabilisasi pertumbuhan.