Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Masalah Keamanan Kripto 2025: Bukan Teknologi, Tapi Faktor Manusia

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (5mo ago) cryptocurrency (5mo ago)
24 Okt 2025
138 dibaca
2 menit
Masalah Keamanan Kripto 2025: Bukan Teknologi, Tapi Faktor Manusia

Rangkuman 15 Detik

Keamanan kripto banyak dipengaruhi oleh faktor manusia, bukan hanya teknis.
Industri kripto perlu berkembang lebih cepat untuk mengatasi tantangan keamanan.
Program bug bounty dapat membantu mengidentifikasi dan memperbaiki kerentanan sebelum disalahgunakan.
Pada tahun 2025, dunia kripto mengalami sejumlah serangan peretasan besar, termasuk kasus di platform Bybit yang merugi hingga lima miliar dolar. Kejadian ini mengungkap bahwa masalah utama bukan terletak pada teknologi blockchain, melainkan aspek manusia yang rentan terhadap serangan social hacking. Jason Jiang, seorang pakar keamanan blockchain dari CertiK, menjelaskan bahwa peretasan semacam ini sebenarnya mudah dicegah. Namun, karena industri kripto masih relatif muda dengan pengalaman kurang dari dua puluh tahun, kematangan sistem keamanan masih jauh tertinggal jika dibandingkan dengan industri perbankan yang sudah berkembang selama dua ratus tahun. Jiang menyatakan bahwa banyak kerentanan dapat diperbaiki dengan membangun kerangka kerja yang kuat dan sistem respons internal. Selain itu, industri perlu lebih terbuka dan berkolaborasi dengan para ahli independen serta menyediakan program bug bounty untuk mendorong deteksi kerentanan sebelum jatuh ke tangan jahat. Perkembangan positif saat ini terlihat dari meningkatnya transparansi dan partisipasi proyek-proyek kripto yang kini lebih giat menggunakan program bug bounty. Ini menjadi langkah awal menuju peningkatan keamanan yang lebih baik dan berkelanjutan dalam industri kripto. Kesimpulannya, setiap peretasan adalah tanda peringatan sekaligus peluang bagi industri kripto untuk memperbaiki sistem keamanannya. Jika langkah perbaikan terus berjalan dengan baik, masa depan industri kripto akan jauh lebih aman dan mampu menjaga aset penggunanya secara efektif.

Analisis Ahli

Jason Jiang
Segala bentuk peretasan sebenarnya bisa dicegah dengan pendekatan yang tepat karena akar masalahnya ada pada aspek manusia dan bukan hanya pada software atau teknologi yang digunakan.