Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

AI Mempercepat Serangan Kripto: Tantangan dan Solusi Keamanan Baru

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (5mo ago) cryptocurrency (5mo ago)
01 Okt 2025
34 dibaca
2 menit
AI Mempercepat Serangan Kripto: Tantangan dan Solusi Keamanan Baru

Rangkuman 15 Detik

Industri crypto menghadapi tantangan besar dengan serangan yang semakin canggih berkat penggunaan AI oleh penyerang.
Audit keamanan dan bug bounty penting, namun tidak dapat sepenuhnya mengatasi risiko yang ada saat ini.
Perlunya pendekatan keamanan yang lebih holistik dan terintegrasi untuk melindungi proyek crypto dari eksploitasi.
Teknologi kecerdasan buatan (AI) kini telah memberi kekuatan yang sama pada peretas kripto seperti yang dimiliki oleh para pakar keamanan. Hal ini membuat proses menemukan dan mengeksploitasi celah menjadi jauh lebih cepat, yang berakibat pada kerugian besar hingga miliaran dolar dalam ekosistem kripto di tahun 2024. Kelompok hacker seperti Lazarus Group dari Korea Utara bahkan mampu menggunakan teknologi AI untuk mengembangkan alat serangan canggih dengan biaya sangat murah, termasuk serangan phishing telepon yang meniru suara kolega dengan sangat presisi. Ini menunjukkan bahwa ancaman AI tidak hanya dari segi kode, tetapi juga manipulasi sosial yang besar dampaknya. Perusahaan keamanan seperti Immunefi telah mengintegrasikan AI secara langsung ke dalam proses pengembangan perangkat lunak untuk menangkap celah sebelum kode diluncurkan, dan ini diharapkan bisa mengurangi peretasan dalam beberapa tahun ke depan. Namun, ancaman yang melewati kode seperti serangan pada sistem multi-sig dan infrastruktur internal tetap menjadi titik lemah besar. Selain itu, model bug bounty yang digunakan untuk mencari dan memperbaiki celah keamanan mulai menemui batas efisiensinya, karena jumlah peneliti keamanan terbatas dan peretasan semakin kompleks. Oleh karena itu, gabungan antara tenaga manusia dan AI dalam sistem hybrid dianggap sebagai masa depan pertahanan kripto. Meski keamanan kode semakin matang, masalah serangan phishing, konfigurasi multi-sig yang rumit, dan serangan pada ekosistem secara menyeluruh masih menjadi fokus utama perbaikan. Solusi menyeluruh dan terintegrasi sangat diperlukan agar aset triliunan dolar yang beredar dalam sistem kripto dapat dilindungi dengan maksimal.

Analisis Ahli

Mitchell Amador
AI mempercepat penemuan dan eksploitasi celah keamanan, sehingga solusi countermeasure harus lebih cepat dan terintegrasi langsung ke dalam siklus pengembangan.
Dmytro Matviiv
AI efektif menangani kerentanan sederhana, namun isu kontekstual dan kompleks masih perlu keahlian manusia yang mendalam untuk diidentifikasi.
SentinelLABS
Tekanan kompetitif pada kelompok peretas mendorong mereka untuk mengutamakan pemasukan individual, bukan kerja sama keamanan, memperkuat tantangan perlindungan aset.