Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bitcoin Mengalami Koreksi Jelang Data Inflasi, Apakah Harga Akan Bangkit Kembali?

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
22 Okt 2025
201 dibaca
2 menit
Bitcoin Mengalami Koreksi Jelang Data Inflasi, Apakah Harga Akan Bangkit Kembali?

AI summary

Pergerakan harga Bitcoin saat ini dipengaruhi oleh ketidakpastian sebelum rilis data CPI.
Pengurangan suku bunga oleh Federal Reserve dapat memberikan dorongan positif untuk pasar kripto.
Indikator analisis menunjukkan bahwa Bitcoin masih memiliki potensi untuk naik meskipun ada tekanan pasar saat ini.
Bitcoin mengalami penurunan harga sebesar 3,5% dari level tertingginya di $114.000 ke zona support sekitar $107.000–$108.000, setelah reli pendek di awal pekan sempat meningkatkan optimisme pasar. Penurunan kali ini membuat para trader merasa cemas menunggu pengumuman data inflasi Amerika Serikat yang sangat penting, yaitu Consumer Price Index (CPI) yang sempat tertunda akibat shutdown pemerintah.Data CPI yang akan dirilis pada 24 Oktober ini diyakini akan sangat mempengaruhi pasar, karena inflasi yang melambat dapat mendorong Federal Reserve untuk melonggarkan kebijakan suku bunga. Sebaliknya, inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan bisa memperpanjang tekanan pada aset berisiko termasuk kripto seperti Bitcoin.Sejarah menunjukkan bahwa harga Bitcoin sering mencapai puncak lokal sebelum rilis CPI dan kemudian turun selama periode ketidakpastian. Namun, kali ini Bitcoin sudah dalam posisi turun signifikan sehingga pasar mungkin lebih sensitif terhadap berita positif dari data inflasi dan kebijakan The Fed.Volume perdagangan harian Bitcoin di platform Binance juga meningkat secara drastis sejak awal Oktober, mencerminkan minat beli dan aktivitas pasar yang lebih tinggi. Selain itu, sejumlah analis melihat bahwa rotasi modal dari emas menuju Bitcoin bisa menjadi pendorong kenaikan harga apabila sentimen risiko membaik.Secara teknikal, Bitcoin kini berada di fase koreksi dengan support penting di kisaran $110.000–$112.000 dan berpotensi naik kembali ke level $117.000 dan bahkan $126.000 jika mampu mempertahankan level support dan momentum bullish kembali muncul. Namun, jika harga turun di bawah $106.000, skenario penurunan lebih dalam kemungkinan akan terjadi.

Experts Analysis

Anas Hassan
Pola harga Bitcoin menjelang data CPI menampilkan kecenderungan reversal yang kuat, sehingga investor harus berhati-hati dan lebih fokus pada data inflasi dan keputusan Fed sebagai faktor penggerak utama pasar selanjutnya.
Editorial Note
Kondisi pasar saat ini sangat pelik tapi juga penuh peluang, terutama karena harga sudah mengalami koreksi sebelum rilis data inflasi sehingga sentimen negatif sudah sebagian tercermin. Jika Fed benar-benar mengindikasikan pemangkasan suku bunga yang agresif, Bitcoin bisa segera meninggalkan fase koreksi dan memulai gelombang bullish baru yang bahkan bisa melampaui rekor sebelumnya.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.