Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Data Inflasi AS Bisa Tentukan Arah Harga Bitcoin di Tahun 2025

Finansial
Mata Uang Kripto
YahooFinance YahooFinance
25 Sep 2025
13 dibaca
2 menit
Data Inflasi AS Bisa Tentukan Arah Harga Bitcoin di Tahun 2025

Rangkuman 15 Detik

Data inflasi PCE sangat berpengaruh pada keputusan suku bunga Federal Reserve yang dapat berdampak pada pasar kripto.
Sentimen pasar kripto saat ini menunjukkan adanya tekanan jual yang signifikan di kisaran harga tertentu.
Kepercayaan institusional dalam Bitcoin semakin menguat saat harga stabil di atas $110,000.
Harga Bitcoin sedang mengalami fluktuasi dan turun sekitar 1,8% dalam 24 jam terakhir, berada di kisaran 111.336 dolar AS. Penurunan ini terjadi menjelang pengumuman data inflasi penting dari Amerika Serikat yang dapat memengaruhi keputusan suku bunga di tahun 2025 oleh Federal Open Markets Committee (FOMC). Sebuah platform prediksi yang dimiliki oleh perusahaan induk Decrypt menunjukkan bahwa 61% penggunanya yakin harga Bitcoin akan turun ke 105.000 dolar AS sebelum bisa mendekati rekor tertinggi baru. Hal ini menunjukkan adanya keraguan di kalangan trader dan investor tentang potensi kenaikan harga dalam waktu dekat. Data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) yang akan dirilis diperkirakan berada di tengah kisaran 2,7% hingga 2,99%. Angka inflasi ini menjadi indikator penting karena digunakan oleh Federal Reserve untuk menentukan arah kebijakan suku bunga, yang sangat memengaruhi pasar kripto dan risiko di pasar modal secara umum. Menurut para analis, jika inflasi lebih tinggi dari perkiraan, maka kemungkinan The Fed akan tetap menjaga atau memperketat suku bunga yang bisa menekan harga Bitcoin dan aset kripto lain. Sebaliknya, inflasi yang lebih rendah bisa mendorong Fed untuk menurunkan suku bunga, sehingga berpotensi menaikkan harga Bitcoin secara signifikan. Meskipun pasar kripto saat ini menunjukkan sentimen lemah dan beberapa gelombang likuidasi besar terjadi, ada juga yang melihat stabilitas harga Bitcoin di atas 110.000 dolar sebagai tanda kepercayaan institusional yang menguat. Namun, hasil data inflasi dan sikap The Fed tetap menjadi faktor penentu utama bagi pergerakan harga ke depan.

Analisis Ahli

Jake Kennis
Data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat memicu kebijakan Fed yang hawkish dan menekan pasar kripto. Sebaliknya, inflasi yang lebih rendah bisa mendorong langkah penurunan suku bunga yang positif bagi Bitcoin.
John Glover
Market saat ini melakukan pembersihan dari posisi long yang lemah dan ada tekanan jual antara 115.000 hingga 119.000 dolar yang menunjukkan beberapa investor mengambil untung.
Dom Harz
Stabilitas Bitcoin di atas 110.000 dolar pada akhir Q3 2025 menandakan kepercayaan institusional yang menguat terhadap aset digital ini.