Bitcoin Siap Bangkit Jika Berhasil Lampaui Level Harga 115.000 USD
Finansial
Mata Uang Kripto
29 Okt 2025
258 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Meskipun ada tekanan penjualan, pemegang jangka panjang masih aktif membeli Bitcoin.
Pola teknikal yang terbentuk memberikan harapan untuk potensi pemulihan jika level kunci bisa ditembus.
Perilaku penjualan dari pemegang besar dapat mempengaruhi pergerakan harga jangka pendek Bitcoin.
Harga Bitcoin sepanjang bulan Oktober relatif stabil, hanya naik sekitar 1,5%. Namun, dalam satu minggu terakhir, harga Bitcoin naik hampir 5%, mengisyaratkan potensi perubahan tren ke arah bullish. Upaya Bitcoin mencapai harga di atas 115.000 USD sempat gagal, tetapi hal ini sudah diperkirakan berdasarkan analisis data on-chain.
Data dari CryptoQuant menunjukkan kelompok pemegang besar seperti 'sharks' dan 'whales' secara signifikan meningkatkan transfer Bitcoin ke bursa antara tanggal 25 hingga 28 Oktober. Kenaikan pasokan di bursa ini biasanya menandakan tekanan jual atau pengambilan keuntungan yang menyebabkan penahanan harga di zona 115.000 USD.
Meskipun ada tekanan jual dari pemegang besar, data dari Glassnode menunjukkan bahwa 60,2% pemegang Bitcoin masih menambah kepemilikan mereka, menandakan akumulasi yang stabil oleh para pemegang jangka panjang. Ini membuat struktur pasar tetap kuat dan mencegah penurunan harga yang lebih dalam.
Dari sisi teknikal, Bitcoin membentuk pola inverse head and shoulders dengan level dukungan utama di 106.600 USD. Indikator RSI yang sebelumnya menunjukkan sinyal bearish divergence kini kembali sejajar dengan pergerakan harga, menunjukkan momentum mulai seimbang dan membuka peluang untuk kenaikan lebih lanjut.
Tingkat resistensi utama ada di 115.000 USD. Jika Bitcoin berhasil menutup harga di atas level ini, kemungkinan besar harga akan naik menuju 117.300 USD atau bahkan mencapai 125.900 USD. Namun, kegagalan menembus level ini dan penurunan di bawah 106.600 USD dapat membatalkan sinyal bullish dan membawa harga ke 103.500 USD.
Analisis Ahli
Ananda Banerjee
Penolakan pada level 115.000 USD adalah hasil dari tekanan jual besar yang telah diprediksi oleh indikator on-chain dan teknikal. Namun, stabilisasi RSI dan akumulasi oleh pemegang jangka panjang membuka jalan bagi peluang breakout jika level kunci berhasil ditembus.