Bitcoin Mengisi Celah dan Potensi Naik ke 130.000 Dolar Tahun Ini
Finansial
Mata Uang Kripto
17 Okt 2025
272 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Bitcoin menunjukkan pola bullish yang mirip dengan pergerakan sebelumnya yang mengarah pada kenaikan harga.
Sentimen pasar saat ini lemah, tetapi indikator teknikal menunjukkan potensi akumulasi dan pemulihan.
Kebijakan moneter dan hubungan antara emas serta Bitcoin dapat mempengaruhi pergerakan harga di masa depan.
Bitcoin baru-baru ini mengisi celah mingguan di pasar CME antara 109.680 dan 111.310 dolar AS, pola yang sama sebelumnya terjadi sebelum lonjakan besar harga Bitcoin pada akhir 2024. Peristiwa ini memunculkan optimisme baru bagi trader dan investor kripto, meskipun banyak dari mereka masih merasa pesimis setelah proses penurunan dan koreksi tajam baru-baru ini.
Analisis teknikal menunjukkan bahwa Bitcoin sedang membangun pola higher low yang mirip dengan kondisi sebelum reli besar pada Oktober 2024, ditambah dengan adanya divergensi bullish di grafik harian. Indikator on-chain dan funding rate yang negatif pada Binance membuka peluang bahwa fase akumulasi diam-diam sedang berlangsung di tengah sentimen pasar yang pesimistis.
Sementara itu, harga emas telah naik secara signifikan sejak Maret, sementara Bitcoin tertekan. Namun, data sejarah memperlihatkan bahwa Bitcoin biasanya akan melampaui kenaikan emas setelah rally emas mencapai titik jenuh, yang saat ini ditandai oleh RSI emas yang sangat tinggi dan minat besar dari investor ritel pada pembelian emas fisik.
Secara makroekonomi, hampir dipastikan Federal Reserve akan melakukan pemotongan suku bunga dalam waktu dekat. Kebijakan ini biasanya meningkatkan likuiditas dan mendorong minat terhadap aset berisiko seperti Bitcoin. Namun risiko seperti ketegangan dagang AS-China dan potensi shutdown pemerintah AS mungkin memberi tekanan negatif jangka pendek.
Kesimpulannya, dengan kombinasi faktor teknikal, on-chain, dan makroekonomi, Bitcoin memiliki potensi besar untuk mencapai harga sekitar 130.000 dolar AS sebelum akhir tahun. Meski demikian, investor harus terus waspada terhadap risiko pasar dan perkembangan faktor eksternal yang dapat mengubah arah pergerakan harga.
Analisis Ahli
Farzam Ehsani
Investors increasingly view both Bitcoin and Gold as hard assets hedging against fiscal risks, sovereign debt concerns, and policy uncertainty. Bitcoin stands at a key crossroads and could strengthen toward $132,000 by year-end if liquidity tailwinds materialize.