Implan Mata PRIMA Kembalikan Kemampuan Membaca pada Penderita Kebutaan
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
21 Okt 2025
138 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Implan PRIMA dapat membantu orang dengan kebutaan akibat AMD untuk memulihkan kemampuan membaca.
85% peserta percobaan klinis menunjukkan kemampuan untuk mengenali huruf dan kata setelah menggunakan implan.
Prosedur ini aman dan dapat dilakukan oleh ahli bedah vitreoretinal terlatih dalam waktu kurang dari dua jam.
Sebuah terobosan baru dalam dunia penglihatan buatan hadir melalui implan mata PRIMA yang dikembangkan untuk membantu penderita kebutaan akibat degenerasi makula kering (AMD). Penelitian klinis di Eropa membuktikan bahwa 84% peserta kini dapat melihat huruf dan angka kembali setelah penggunaan perangkat ini.
Degenerasi makula kering adalah kondisi yang merusak sel-sel peka cahaya di bagian tengah retina, membuat pasien kehilangan penglihatan sentral dan sangat sulit untuk membaca. Sebelum pengobatan ini, tidak ada metode efektif untuk memulihkan fungsi penglihatan yang hilang.
Prosedur pemasangan implan melibatkan operasi kecil dengan menghilangkan gel vitreous di mata dan menanamkan chip berukuran 2x2 milimeter di bawah retina. Pasien menggunakan kacamata augmented Reality yang terhubung ke komputer kecil yang memproses gambar dan mengubahnya menjadi sinyal listrik untuk otak.
Pasien seperti Sheila Irvine yang sebelumnya tidak bisa membaca, kini dapat mengenali huruf dan kata dengan latihan berbulan-bulan. Kemampuan ini meningkatkan suasana hati, rasa percaya diri, dan kemandirian dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Hasil penelitian ini membuka harapan baru bagi jutaan penderita AMD kering tanpa pengobatan yang efektif. Pengembangan selanjutnya berpotensi memperluas akses dan meningkatkan teknologi penglihatan buatan di masa depan.
Analisis Ahli
Mahi Muqit
Implan PRIMA membuka pintu bagi pengobatan medis baru di area AMD kering yang sebelumnya tanpa solusi, meningkatkan akses bagi pasien secara global.Frank Holz
Hasil uji klinis ini membuktikan bahwa teknologi implan retina dapat memberikan harapan nyata bagi pasien yang kehilangan penglihatan sentral akibat GA.
